• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Naik Motor Matic Saat Hujan dan Banjir, Ini Cara Aman agar Mesin Tak Mudah Rusak

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 26 Maret 2026 09:49
in Berita Utama, Otomotif
Naik Motor Matic Saat Hujan dan Banjir, Ini Cara Aman agar Mesin Tak Mudah Rusak

Ilustrasi sedang berkendara/sumber istock-credit by: Ugur Karakoc

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Musim hujan kerap menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor, khususnya pengguna motor matic.

Selain kondisi jalan yang licin, genangan air hingga banjir di sejumlah titik jalan sering membuat perjalanan menjadi lebih berisiko.

RelatedPosts

ratusam sertfikat elktronik hak pakai pemkab lebak

Kantah Lebak Serahkan Ratusan Sertifikat Elektronik Pemkab Lebak

Kamis, 8 Oktober 2026 18:27
stok dan harga beras di lebak

Satgas Pangan Pantau Harga di Rangkasbitung

Kamis, 8 Oktober 2026 18:23
Layanan kedaruratan

Layanan Kedaruratan 112 Diluncurkan, Bantu Masyarakat saat Kondisi Mendesak

Kamis, 8 Oktober 2026 18:17
Polsek Panongan

Kapolsek Panongan Edukasi 65 Siswa tentang Bahaya Bullying

Kamis, 8 Oktober 2026 18:12

Bagi pengguna motor matic, berkendara saat hujan tidak hanya soal menjaga keseimbangan di jalan, tetapi juga soal melindungi komponen mesin agar tidak mengalami kerusakan.

Jika nekat menerobos genangan tanpa memperhatikan batas aman, motor bisa mogok mendadak bahkan mengalami gangguan pada mesin.

Karena itu, pengendara perlu memahami langkah-langkah aman saat menggunakan motor matic di tengah hujan maupun saat menghadapi jalanan tergenang air.

  1. Perhatikan batas aman genangan air
    Salah satu hal paling penting yang harus diperhatikan saat berkendara di musim hujan adalah ketinggian air.

Untuk motor matic, batas aman genangan air umumnya berada di sekitar dek kaki. Posisi tersebut perlu menjadi perhatian karena sejajar dengan letak filter udara. Jika air melewati batas itu, ada kemungkinan air masuk ke saluran udara, lalu tersedot ke mesin.

Kondisi ini dapat menyebabkan motor tiba-tiba mati di tengah jalan dan berisiko memicu kerusakan lebih serius apabila tetap dipaksakan menyala.

  1. Jangan nekat menerobos banjir
    Ketika mendapati genangan yang cukup tinggi dan tidak ada jalur alternatif, pengendara sebaiknya tidak memaksakan diri menerobos banjir dengan mesin tetap hidup.

Langkah paling aman adalah turun dari motor dan mendorong kendaraan hingga melewati area tergenang. Cara ini dinilai lebih aman karena saat mesin mati, risiko air tersedot masuk ke ruang bakar dapat ditekan.

Meski terasa merepotkan, langkah tersebut jauh lebih baik dibanding harus menghadapi risiko motor mogok atau kerusakan mesin setelahnya.

  1. Waspadai busi basah setelah melewati genangan
    Setelah melewati jalan yang tergenang, sebagian pengendara kerap mendapati motornya terasa brebet, kurang responsif, atau bahkan sering mati mendadak.

Salah satu penyebab yang cukup umum adalah busi yang basah akibat cipratan air. Untuk mengantisipasi kondisi itu, pengendara disarankan membawa toolkit standar bawaan motor.

Jika motor mulai tidak stabil, busi dapat dibuka lalu dibersihkan sementara menggunakan kain kering sebelum dipasang kembali. Namun untuk menjaga performa mesin, busi sebaiknya diganti dalam waktu satu hingga dua minggu setelah motor sempat terendam atau terkena genangan cukup tinggi.

  1. Cek kondisi oli mesin
    Selain busi, komponen lain yang tak kalah penting untuk diperiksa adalah oli mesin. Air yang masuk ke dalam mesin bisa bercampur dengan oli dan menurunkan kualitas pelumasan.

Pemeriksaan dapat dilakukan melalui dipstick oli. Jika warna oli berubah menjadi cokelat susu atau tampak keruh, hal itu menandakan oli kemungkinan telah tercampur air.

Apabila kondisi tersebut terjadi, oli harus segera dikuras dan diganti. Jika dibiarkan, pelumasan mesin tidak akan bekerja optimal dan dapat memicu gesekan berlebih pada komponen internal mesin.

  1. Gunakan perlengkapan berkendara yang aman
    Keselamatan berkendara saat hujan juga sangat dipengaruhi oleh perlengkapan yang digunakan. Pengendara disarankan memakai jas hujan setelan yang terdiri dari atasan dan bawahan.

Sebaliknya, jas hujan model ponco sebaiknya dihindari karena bagian ujungnya berisiko tersangkut roda atau komponen motor saat melaju.
Selain itu, kondisi ban juga perlu diperhatikan.

Ban yang masih dalam kondisi baik akan membantu menjaga traksi saat melintasi jalan basah dan licin, sehingga risiko tergelincir dapat diminimalkan.

  1. Lakukan pengecekan setelah berkendara
    Setelah motor digunakan menembus hujan atau genangan, pengendara sebaiknya tidak langsung mengabaikan kondisi kendaraan.

Pengecekan sederhana dapat dilakukan pada beberapa bagian penting, seperti rem, sistem kelistrikan, serta komponen CVT atau bagian penggerak lainnya. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan tidak ada air yang tersisa dan mengganggu kinerja motor.

Perawatan ringan setelah berkendara di musim hujan dapat membantu menjaga performa motor tetap prima sekaligus mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.

Berkendara aman, motor pun tetap awet Mengendarai motor matic saat musim hujan memang membutuhkan kewaspadaan ekstra. Bukan hanya karena faktor jalanan yang licin, tetapi juga karena komponen motor matic cenderung lebih sensitif terhadap air.

Dengan memahami batas aman genangan, tidak memaksakan diri menerobos banjir, serta melakukan pengecekan setelah berkendara, risiko motor mogok maupun kerusakan mesin dapat ditekan.

Pada akhirnya, kehati-hatian pengendara menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman dan kendaraan tetap awet meski cuaca sedang tidak bersahabat.

Reporter: Moch Madani Prasetia

Tags: Banjirmotor maticmusim hujanotomotifTips berkendara
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

KAHMI Gelar Konsolidasi Dukung Pemekaran Kabupaten Cilangkahan

Next Post

Elkan Baggott Comeback! Lini Pertahanan Timnas Indonesia Kian Kokoh Jelang FIFA Series 2026

Next Post
Elkan Baggott Comeback! Lini Pertahanan Timnas Indonesia Kian Kokoh Jelang FIFA Series 2026

Elkan Baggott Comeback! Lini Pertahanan Timnas Indonesia Kian Kokoh Jelang FIFA Series 2026

Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Beroperasi Normal Mulai Desember 2026

Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Beroperasi Normal Mulai Desember 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 09:16
Benyamin Lantik 55 PNS Baru

Benyamin Davnie Lantik 55 PNS Baru di Lingkungan Pemkot Tangerang Selatan

Rabu, 7 Oktober 2026 12:41
PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Pusat, Pemprov Banten Alihkan Anggaran untuk Pembangunan

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Pusat, Pemprov Banten Alihkan Anggaran untuk Pembangunan

Rabu, 7 Oktober 2026 06:30
Belanja Pegawai Pemprov Banten Nyaris 30 Persen dari APBD, Pemprov Siapkan Efisiensi

Belanja Pegawai Pemprov Banten Nyaris 30 Persen dari APBD, Pemprov Siapkan Efisiensi

Rabu, 7 Oktober 2026 20:09
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

19 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Terpapar Gas Air Mata Polres Cilegon

19 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Terpapar Gas Air Mata Polres Cilegon

by Adam Fadillah
Kamis, 8 Oktober 2026 19:02
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Ratusan siswa SMK Madinatul Hadid Cilegon terpapar sebaran gas air mata saat Polres Cilegon menggelar latihan pengendalian...

ratusam sertfikat elktronik hak pakai pemkab lebak

Kantah Lebak Serahkan Ratusan Sertifikat Elektronik Pemkab Lebak

by Nurabidin
Kamis, 8 Oktober 2026 18:27
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten lebak menyelesaikan pembuatan 129 sertfikat elektronik Hak Pakai atas aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.