CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai melakukan membongkar terotoar dan saluran air di kawasan Simpang Tiga Cilegon, Selasa 6 Mei 2025.
Upaya normalisasi drainase tersebut Pemantauan langsung dilakukan oleh Walikota Cilegon, Robinsar.
Ditemui saat meninjau lokasi, Robinsar mengungkapkan bahwa awalnya pengerjaan hanya difokuskan pada penataan trotoar dari arah Simpang Tiga hingga depan Starbucks.
Saat dicek di lapangan, kondisi saluran air di bawah trotoar ditemukan dalam keadaan mampet parah.
“Begitu kita tusuk, sedimennya sampai hampir dua meter. Banyak sampah menumpuk, air sama sekali nggak bisa jalan. Kalau hanya memperbaiki trotoarnya tapi salurannya bau dan kotor, itu nggak elok,” kata Robinsar.
Kondisi saluran yang tersumbat oleh sedimen dan sampah yang diduga berasal dari warga yang melintas dan supir angkot membuat air menggenang dan menimbulkan bau tak ssedap
Akibat temuan tersebut, seluruh trotoar di sepanjang jalur tersebut dibongkar total agar saluran bisa digali dan dibangun ulang.
“Jadi sekalian kita ratakan dan bangun saluran baru. Nggak bisa setengah-setengah. Ini biar rapi dan aliran air lancar,” ujarnya.
Pekerjaan normalisasi diawali dengan pembersihan sampah dan pengerukan sedimen. DPUPR dibantu DLH dan pihak lain melakukan pengerjaan secara paralel agar tidak memakan waktu terlalu lama. Sebagian alat berat dan pengerjaan awal bahkan menggunakan dukungan pribadi demi percepatan.
“Trotoar yang ada sudah rusak, sempit, dan tidak nyaman dilewati pejalan kaki. Nantinya kita buat lebih lebar, rapi, dan terang. Sekalian dipercantik agar bisa jadi ruang publik yang layak,” tambahnya.
Editor: Bayu Mulyana











