PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Belanja online memang menyenangkan. Tanpa perlu repot keluar rumah, kamu bisa memilih barang sesuai kebutuhan, melakukan pembayaran, dan tinggal menunggu barang sampai di rumah.
Namun, dikutip dari kanal YouTube @techandtips, ternyata ada beberapa kebiasaan sepele yang sering dilupakan saat belanja online. Padahal, kebiasaan ini penting agar pengalaman belanjamu tetap aman dan memuaskan.
1. Teliti sebelum membeli.
Sebelum checkout dan melakukan pembayaran, pastikan kamu sudah meneliti detail produk yang ingin dibeli.
Misalnya, cek tanggal kedaluwarsa produk, terutama untuk barang konsumsi.
Bisa jadi harga murah menyimpan risiko karena masa pakai yang sudah dekat.
Baca baik-baik judul dan deskripsi produk. Jangan sampai kamu seperti beli kucing dalam karung.
Pahami betul spesifikasi barang agar tidak kecewa saat barang datang.
2. Manfaatkan fitur filter di marketplace.
Marketplace biasanya menyediakan fitur filter untuk mempermudah pencarian produk.
Fitur ini bisa membantu kamu menemukan barang sesuai kebutuhan, dengan harga lebih murah, bahkan dari penjual terdekat -yang artinya ongkir juga bisa lebih ringan.
Filter ini cocok digunakan jika kamu butuh barang cepat.
Hindari mengandalkan promo gratis ongkir saat buru-buru, karena biasanya pengiriman akan lebih lambat akibat tingginya volume pesanan.
3. Perhatikan waktu tertentu.
Tanggal-tanggal kembar seperti 7 Juli (7.7), 8 Agustus (8.8), dan seterusnya bukan cuma cantik dilihat, tapi juga jadi momen penting buat kamu yang doyan belanja online. Soalnya, banyak marketplace menggelar promo besar-besaran di tanggal-tanggal tersebut, mulai dari gratis ongkir hingga diskon gila-gilaan.
Selain itu, setiap tanggal 25 juga sering ada potongan ongkir tambahan.
Menjelang ulang tahun marketplace?
Biasanya makin banyak promo menarik seperti cashback, voucher, hingga bonus poin. Bahkan, beberapa marketplace sampai mengundang idol K-Pop buat meramaikan kampanye promosinya.
4. Tambahkan bubble wrap dan kardus.
Pernah lihat video viral soal kurir yang asal lempar paket?
Nah, coba bayangkan kalau paketmu ada di antara tumpukan itu. Ngeri, kan? Terutama kalau kamu beli barang rentan seperti camilan atau barang pecah belah.
Untuk mencegah kerusakan, sebaiknya tambahkan pelindung tambahan seperti bubble wrap atau kardus saat checkout.
Memang ada biaya ekstra, tapi jauh lebih aman dibandingkan menerima barang dalam kondisi hancur.
5. Cek bagian promo sebelum bayar.
Banyak yang enggak sadar, ternyata promo nggak cuma datang dari marketplace, tapi juga dari brand dan toko online itu sendiri.
Yang menarik, promo-promo ini bisa digabung!
Kamu bisa dapat gratis ongkir sekaligus cashback dalam satu transaksi.
Tapi, potongan seperti cashback biasanya enggak otomatis muncul.
Kamu perlu cek bagian promo, lalu centang kupon-kupon yang tersedia sebelum melakukan pembayaran. Dengan begitu, kamu bisa hemat lebih banyak tanpa ribet.
6. Siapkan uang pas untuk pembayaran COD.
Kalau kamu memilih metode pembayaran Cash on Delivery (COD), sebaiknya siapkan uang pas sebelum kurir datang. Biasanya kurir akan mengirim pesan 2–3 jam sebelum mengantarkan paket.
Dengan uang pas di tangan, proses serah terima jadi lebih cepat. Kurir pun bisa segera lanjut mengantar paket berikutnya tanpa harus menunggu kamu sibuk mencari kembalian.
Efisien buat semua pihak!
7. Rekam proses unboxing.
Saat paket datang, jangan langsung asal buka.
Ada baiknya kamu merekam proses unboxing sebagai bukti. Hal ini penting kalau ternyata isi paket tidak sesuai dengan pesanan.
Bayangkan kamu beli smartphone, tapi yang datang malah sabun mandi.
Video unboxing bisa jadi bukti kuat untuk komplain ke pihak marketplace agar uangmu kembali.
8. Jangan lupa klik “Pesanan Diterima”.
Satu hal yang sering disepelekan: klik tombol “Pesanan Diterima” setelah barang sampai.
Banyak pembeli yang lupa atau sengaja tidak menekan tombol ini. Padahal, dana penjual masih tertahan di marketplace sampai pembeli mengonfirmasi bahwa paket sudah diterima.
Memang, dana itu tetap akan cair otomatis setelah 2×24 jam. Tapi dengan klik lebih cepat, kamu membantu penjual agar mereka bisa segera memutar modal untuk usaha berikutnya.
Editor: Agus Priwandono











