LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Menjelang gelaran ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Gerald Vanenburg, menekankan pentingnya mentalitas sebagai faktor utama dalam menghadapi persaingan ketat di turnamen kawasan Asia Tenggara tersebut. Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Filifina dan Brunei yang merupakan sejumlah tim kuat dan akan menghadapi ujian sesungguhnya sejak laga awal.
Vanenburg mengungkapkan bahwa dirinya menyadari tantangan yang ada di depan mata. Ia mengatakan, “Kami berada di grup A yang ada diisi tim-tim bagus. Kalau kita bermain tentu ingin menang, karena dengan kemenangan akan dihitung poinnya demi meraih hasil terbaik di ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025,” kata pelatih asal Belanda ini dikutip dari PSSI.org.
Vanenburg menilai bahwa turnamen ini bukan hanya tentang hasil semata, melainkan juga proses penting bagi tim dalam rangka persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan digelar September mendatang. Ia ingin melihat perkembangan signifikan dalam permainan tim secara kolektif, baik dari aspek taktik maupun mental.
“Kami harus menunjukkan perkembangan yang positif dan turnamen ini menjadi tantangan untuk kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 bulan September mendatang,” lanjutnya.
Menurut pelatih asal Belanda itu, Indonesia memiliki banyak pemain bertalenta, namun struktur dan sistem yang tepat sangat diperlukan untuk membentuk tim yang solid.
Vanenburg menekankan bahwa mentalitas merupakan kunci untuk menyeimbangkan bakat dengan performa maksimal. “Indonesia mempunyai banyak talenta pemain bagus dan yang perlu kita temukan adalah struktur yang tepat untuk mengembangkan pemain. Mentalitas yang kuat sangat penting,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa talenta tanpa fondasi yang kuat dalam kerja keras dan disiplin tak akan mampu membawa pemain mencapai potensi terbaik mereka. “Jika hanya mengandalkan bakat atau talenta tanpa kerja keras, konsisten dan disiplin dalam berlatih atau pertandingan, maka tidak akan bisa mencapai puncak permainan,” tegas Vanenburg.
Di bawah arahannya, tim U-23 Indonesia kini menjalani pemusatan latihan dengan fokus pada pembentukan karakter permainan dan kekompakan antarpemain. Vanenburg percaya bahwa pembinaan usia muda harus menekankan pada pembentukan pola pikir profesional sejak dini.
Antusiasme publik terhadap keikutsertaan Indonesia di turnamen ini cukup tinggi, terutama karena skuad muda Garuda telah menunjukkan potensi menjanjikan dalam ajang-ajang sebelumnya. Dengan kombinasi strategi Eropa dan semangat juang khas pemain lokal, harapan besar kembali disematkan pada generasi muda ini.
Pertandingan ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025 akan berlangsung pada tanggal 15 hingga 31 Juli mendatang. PSSI sudah menyiapkan dua venue Stadion yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya











