• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Hukum

BREAKING NEWS: Pembunuhan di Puri Anggrek Terungkap, Pelakunya Suami Korban

Fahmi by Fahmi
Rabu, 4 Juni 2025 07:51
in Hukum, Utama
0
BREAKING NEWS: Pembunuhan di Puri Anggrek Terungkap, Pelakunya Suami Korban
0
SHARES
50.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Teka-teki pembunuhan terhadap Petry Sihombing (35), warga Perumahan Puri Anggek, Blok G, Nomor 11, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, akhirnya terungkap. Pelaku ternyata suami korban, Wadison Pasaribu (37).

“Pelakunya suami korban,” ujar sumber RADARBANTEN.CO.ID di Polresta Serang Kota, Rabu, 4 Juni 2025.

Ia mengatakan, pembunuhan yang terjadi pada Minggu, 1 Juni 2025, itu berawal dari pelaku yang diduga ketahuan selingkuh. Saat terjadi keributan, pelaku menganiaya dan mencekik istrinya.

Selanjutnya, korban dijerat dengan tali tambang hingga tewas.

“Motifnya pelaku ketahuan selingkuh. Di HP pelaku dipergoki ada chattingan mesra, korban ini berusaha konfirmasi namun pelaku emosi dan menganiaya korban. Korban sempat berontak dan melawan, tapi karena kalah tenaga, pelaku dibunuh dengan cara dicekik dan dijerat dengan tambang plastik hingga tewas,” katanya.

Agar tidak ketahuan, pelaku melakukan rekayasa seolah-olah rumahnya disatroni perampok.

Pelaku juga sempat melukai dirinya sendiri dengan cara membenturkan benda tumpul pada bagian  kepala.

“Biar tidak ketahuan pelaku menyusun skenario seolah-olah dirampok dengan cara melukai anggota badannya sendiri, dibenturkan ke benda tumpul biar dikira dipukul oleh orang lain atau pelaku perampokan,” katanya.

Pelaku juga mengambil anting emas korban dan membuangnya ke dalam lubang toilet.

“Anting emas korban diambil pelaku lalu dibuang di toilet untuk alibi bahwa perhiasaan korban dirampas oleh pelaku perampokan,” tuturnya.

Pembunuhan ini menggegerkan warga setelah anak korban berinisial MP mendatangi rumah tetangganya untuk meminta tolong. Saat itu, anak berusia tujuh tahun tersebut datang dalam kondisi menangis dan ketakutan.

“Dengarnya pas shalat Subuh itu, ada suara getok-getok gembok,” ujar tetangga korban, Jansen Pangaribuan, beberapa waktu yang lalu.

Bersama warga sekitar, Jansen masuk ke dalam rumah korban melalui pintu belakang. Pintu tersebut tidak dalam kondisi terkunci.

“Lewat pintu belakang, kalau depan rumah gemboknya masih dikunci,” ujarnya.

Saat berada di dapur, warga mendapati Wadison Pasaribu berada di dalam karung. Kondisinya sudah sangat lemah.

“Suaminya (Wadison Pasaribu-red) dikarungi, kami buka ikatan karungnya. Kondisinya lemas, kami kasih air minum,” katanya.

Setelah menemukan Wadison Pasaribu, warga menuju kamar dan menemukan istrinya, Petry Sihombing, dalam kondisi tengkurap dan tangan terikat.

“Ketika saya buka ikatan tangannya, tangannya sudah kaku (meninggal-red). Saya langsung minta warga untuk masuk,” katanya.

Jansen mengatakan, ia tidak mendengar suara gaduh dari rumah korban. Saat kejadian, ia sedang tertidur lelap.

“Tidak ada suara keributan,” ungkapnya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: Kapolsek Walantakakasus pembunuhan kota serangpembunuhanpembunuhan suami istriPenganiayaanPerumahan puri AnggrekPolsek WalantakaSatreskrim Polresta Serang Kota
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bank Banten Disuntik Rp 1,9 Triliun, PKS: Jangan Sampai Ada Kredit Macet Lagi!

Next Post

Disnakeswan Lebak: 30 Ekor Hewan Kurban Sakit!

Next Post
Disnakeswan Lebak: 30 Ekor Hewan Kurban Sakit!

Disnakeswan Lebak: 30 Ekor Hewan Kurban Sakit!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

10 Tahun Berdiri, Sanggar Senam U & Me Gelar Perayaan HUT ke-81 RI

by Eko Fajar
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sanggar Senam U & Me menggelar kegiatan senam bersama dan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang...

Raih Penghargaan Pemda Berprestasi, Pemkot Cilegon Dapat Bantuan Pembangunan 200 Rutilahu

by Adam Fadillah
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:53
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Wali Kota Cilegon Robinsar diganjar bantuan pembangunan 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) setelah berhasil meraih...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.