LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengingatkan potensi banjir di wilayah perkotaan akibat cuaca ekstrem.
Apalagi, dua pekan lalu beberapa ruas jalan di wilayah perkotaan di Rangkasbitung terendam banjir, seperti Jalan Abdi Negara Rangkasbitung, Jalan RT Hardiwiangun, dan Jalan Siliwangi.
Diduga, banjir yang merendam sejumlah ruas jalan utama di Rangkasbitung ini akibat saluran drainase yang tak mampu menampung volume air hujan yang cukup. Ditambah lagi, saluran drainase di beberapa titik tersumbat sampah yang dan tertutup bangunan liar (di perumahan Depag).
“Ya, cuaca ekstrem ini rawan terjadi tanah longsor dan banjir, terutama banjir di wilayah perkotaan,” kata Febby, Minggu 29 Juni 2025.
Feby juga mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ektrem yang disebabkan peralihan musim seperti saat ini.
Cuaca ekstrem biasanya ditandai dengan frekuensi tinggi badai hujan deras serta angin kencang. Dengan waktu kejadian tidak dapat diprediksi secara pasti.
“Saat hujan turun, jangan berteduh di bawah pohon besar dan papan reklame berukuran besar, khawatir roboh terus menimpa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas PUPR Lebak Dade Yan Apriandi mengatakan, penyebab banjir yang menggenangi ruas Jalan Siliwangi, tepatnya di depan Perumahan Depag salah satu faktornnya karena drainase tidak berfungsi dengan baik.
Editor: Mastur Huda











