• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Kekerasan Anak dan Perempuan Masih Tinggi di Tangsel, 193 Kasus dalam 6 Bulan

Syaiful Adha by Syaiful Adha
Senin, 7 Juli 2025 10:34
in Utama
0
Kekerasan Anak dan Perempuan Masih Tinggi di Tangsel, 193 Kasus dalam 6 Bulan
0
SHARES
129
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan masih menjadi persoalan serius di Kota Tangsel. 

Data dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel pada Senin, 7 Juli 2025 mencatat sebanyak 193 kasus kekerasan terjadi sepanjang Januari hingga Juni 2025, itu artinya tiap bulan, rata-rata kasus mencapai 32 kasus.

Mayoritas korban adalah anak-anak dan perempuan dewasa, menunjukkan bahwa kelompok rentan ini masih menghadapi berbagai bentuk kekerasan fisik, psikis, seksual, hingga berbasis online.

Dari total kasus, 76 korban merupakan anak perempuan, disusul 67 perempuan dewasa, dan 50 anak laki-laki. Jenis kekerasan yang dialami anak perempuan didominasi oleh pencabulan (34 kasus), persetubuhan (18 kasus), dan kekerasan fisik (9 kasus).

Sementara perempuan dewasa paling banyak melaporkan kekerasan dalam rumah tangga (33 kasus), kekerasan seksual (12 kasus), serta kekerasan psikis dan berbasis gender online.

Lokasi kejadian paling banyak berada di lingkungan rumah tangga (92 kasus) dan ruang publik (73 kasus). Ini menandakan bahwa kekerasan tidak hanya terjadi di ranah domestik, tetapi juga di luar rumah seperti di sekolah dan ruang sosial lainnya.

Sebanyak 17 kasus terjadi di sekolah, 8 kasus berbasis online, dan 3 kasus di tempat kerja. Sebanyak 126 korban berusia antara 0 hingga 17 tahun, yang sebagian besar masih menempuh pendidikan formal. 

Korban paling banyak berasal dari jenjang pendidikan SLTA (65 orang), SD (43 orang), dan SLTP (36 orang).

Sebagian besar korban berstatus belum bekerja (108 orang), dan ibu rumah tangga (29 orang), memperlihatkan keterbatasan akses terhadap perlindungan dan pendampingan.

Wilayah dengan kasus terbanyak berada di Pondok Aren (30 kasus), disusul Ciputat (24 kasus) dan Serpong (24 kasus). Bahkan, tercatat 55 kasus berasal dari luar wilayah Kota Tangerang Selatan.

Reporter: Syaiful Adha

Editor: Aditya

Tags: Anak Korban Kekerasanberita TangselKasus Kekerasan 2025Kekerasan Anakkekerasan di sekolahKekerasan Di Tangselkekerasan perempuanKekerasan Rumah Tanggakekerasan seksualLaporan Kekerasan TangselPencabulan AnakPerempuan Korban Kekerasanperlindungan anakperlindungan perempuanUPTD PPA Tangsel
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mashudi Apresiasi Langkah PWI Tangerang Seleksi Anggota Baru Secara Ketat

Next Post

TBC Masih Mengancam, 2.639 Warga Tangsel Jalani Pengobatan

Next Post
TBC Masih Mengancam, 2.639 Warga Tangsel Jalani Pengobatan

TBC Masih Mengancam, 2.639 Warga Tangsel Jalani Pengobatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jembatan Ambruk, Kampung Citoke Terisolir, Pelajar Tidak Bisa Sekolah

Jembatan Ambruk, Kampung Citoke Terisolir, Pelajar Tidak Bisa Sekolah

by Purnama Irawan
Senin, 24 Agustus 2026 17:38
0

Anak SD tidak berani menyeberang jembatan yang ambruk.

Amir Hamzah: Pramuka Garuda Harus Jadi Teladan bagi Masyarakat

Amir Hamzah: Pramuka Garuda Harus Jadi Teladan bagi Masyarakat

by Nurabidin
Senin, 24 Agustus 2026 16:34
0

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyalami anggota Pramuka usai membuka Penganugerahan Pramuka Garuda Tahun 2026 di Pendopo Bupati Lebak, Senin,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.