RADARBANTEN.CO.ID – Ketika memulai usaha laundry, menyiapkan modal untuk membiayai operasional awal merupakan langkah pertama yang harus diperhatikan.
Tanpa adanya modal, pengoperasian dan pengembangan bisnis akan lebih sulit untuk dilakukan. Lantas, seperti apa rincian modal usaha laundry yang harus dipersiapkan?
Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut kelebihan dan tips usaha yang bisa membantu perkembangan usaha laundry. Jadi, simak pembahasannya sampai akhir yah.
Rincian Estimasi Modal Usaha Laundry
Laundry termasuk jenis usaha yang menjanjikan karena meningkatnya permintaan jasa cuci pakaian yang didorong oleh kesibukan masyarakat.
Meskipun terlihat sederhana, layanan praktis ini dapat memenuhi keperluan dasar rumah tangga di tengah mobilitas yang tinggi.
Kehadiran bisnis laundry merupakan solusi yang selama ini dicari oleh masyarakat sebab usaha ini menawarkan efisiensi, efektivitas, dan kepraktisan.
Dengan menggunakan jasa laundry, masyarakat dapat lebih menghemat waktu dan tenaga. Bisnis laundry saat ini juga telah banyak berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanannya.
Mendirikan usaha laundry tentunya membutuhkan modal yang tidak sedikit sebab peralatan dan perlengkapan yang perlu disiapkan juga relatif banyak.
Secara umum, modal usaha laundry sebenarnya cukup variatif bergantung pada seberapa besar bisnis yang akan dijalankan.
Di samping itu, usaha rumahan ini bisa memanfaatkan properti pribadi sehingga tidak perlu sewa tempat yang justru bisa menambah pengeluaran.
Berikut adalah contoh estimasi rincian modal usaha laundry yang perlu dipersiapkan.
- Kebutuhan Peralatan Jumlah Nominal
- Tempat usaha miilik pribadi Rp0
- Mesin cuci 2 unit Rp5.400.000
- Mesin pengering 1 unit Rp3.500.000
- Meja setrika 5 unit Rp250.000
- Setrika 5 unit Rp1.250.000
- Keranjang baju 6 unit Rp300.000
- Timbangan digital 2 unit Rp300.000
- Rak besar 2 unit Rp1.000.000
- Hanger 100 unit Rp200.000
- Tempat jemuran 3 unit Rp800.000
- Total estimasi modal investasi awal Rp13.000.000
Selain peralatan, kamu pun perlu menyiapkan modal untuk operasional perlengkapan dengan masa pakai singkat. Adapun contoh rincian modal usaha laundry operasional adalah sebagai berikut.
Kebutuhan Perlengkapan Jumlah Nominal
- Detergen 25 bungkus (1 kg) Rp550.000
- Pewangi 20 bungkus (1 kg) Rp200.000
- Plastik 20 kg Rp200.000
- Air 1 bulan Rp200.000
- Listrik 1 bulan Rp500.000
- Gaji karyawan 1 orang Rp1.500.000
- Promosi Brosur, spanduk, dan lain-lain Rp350.000
- Bensin (antar jemput) 1 bulan Rp150.000
- Lain-lain Rp200.000
- Total estimasi modal investasi awal Rp3.850.000
Contoh tabel rincian modal usaha laundry di atas tidaklah mutlak sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan, preferensi, dan kondisi finansial.
Namun, melalui contoh rincian estimasi tersebut, kamu dapat memperkirakan jumlah pemasukan dan keuntungan setiap bulannya. Berikut ini adalah contoh perhitungannya.
Pesanan 30 hari Harga/kg Target Pendapatan
60 kg/hari x 30 = 1.800 kg Rp5.000 Rp9.000.000
Total estimasi keuntungan/bulan = Rp9.000.000 – Rp3.850.000
= Rp5.150.000
Jadi, estimasi total keuntungan per bulan yang bisa didapatkan adalah Rp5.150.000. Dengan kata lain, kamu dapat menerima balik modal di bulan ketiga. Lalu, di bulan-bulan selanjutnya diperkirakan kamu bisa mengumpulkan laba lebih dari 50 persen.
Editor: Abdul Rozak












