• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Olahraga

Juarai China Open 2025, Fajar Alfian Dedikasikan untuk Mendiang Lie Sumirat

Nurabidin by Nurabidin
Senin, 28 Juli 2025 06:46
in Olahraga, Raket, Utama
0
Juarai China Open 2025, Fajar Alfian Dedikasikan untuk Mendiang Lie Sumirat
0
SHARES
88
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Fajar Alfian/M Shohibul Fikri baru saja meraih gelar juara China Open 2025. Fajar/Fikri menundukkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dengan dua gim langsung, 21-15, 21-14, pada partai final di Gimnasium Xincheng, Changzhou, Minggu, 27 Juli 2025.

Podium tertinggi di World Tour Super 1000 itu ternyata dedikasikan Fajar untuk mendiang Lie Sumirat, mantan pemain nasional yang juga legenda bulu tangkis Tanah Air. Lie Sumirat meninggal dunia pada Selasa, 22 Juli 2025.

Lie Sumurat merupakan pendiri dan coach di SGS Bandung, klub asal Fajar dan Fikri berasal. SGS Bandung juga yang melahirkan Taufik Hidayat.

Lie Sumirat adalah juara dunia 1976 di Bangkok dan dua kali meraih medali emas di Asian Games 1966 dan 1970.

“Coach (Lie Sumirat) baru saja berpulang minggu ini, dan kami bawa semangat dan warisan beliau di setiap poin yang kami perjuangkan. Coach, ini untukmu. Terima kasih atas semua ilmu, dedikasi, dan cinta untuk bulutl tangkis. Semoga tenang di sana,” tuli Fajar di Instagram pribadinya, @fajaralfian95, Minggu, 27 Juli 2025.

Gelar tersebut lebih spesial karena diraih Fajar dengan pasangan dadakan yang juga berasal dari klub yang sama di SGD Bandung.

“Gelar ini sangat spesial, karena saya dan partner (Fikri) berasal dari klub yang sama di SGS Bandung, klub tempat almarhum Coach Lie Sumirat membesarkan kami,” katanya.

Menurutnya, sebagai pasangan ganda putra dadakan yang tak lazim dan tak diuggulkan, tidak mudah untuk meraih juara di China Open 2025. Apalagi, prestasi bulu tangkis Tanah Air dalam kalender turnamen world tour BWF hingga tengah tahun ini belum begitu menggembirakan.

“Juara China Open 2025. Pasangan dadakan, tapi satu hati dan satu tujuan. Perjalanan ini nggak mudah, tapi penuh makna. Terima kasih sebesar-besarnya untuk pelatih, PBSI seluruh tim pendukung, keluarga, dan semua masyarakat Indonesia yang selalu mendoakan dan mendukung kami,” kata peraih dua kali juara All England bersama Rian Ardianto ini.

Unggahan Fajar yang diserbu ribuan komentar Badminton Lover, ditimpali oleh Fikri.

“Tetap semangat, sampai akhir kakakuh,” tulis Fikri yang juga pernah merengkuh juara All England bersama Bagas Maulana.

Dalam meraih juara China Open 2025 ini, duet yang aneh karena Fajar/Fikri merupakan pemain spesialis di depan tidak kehilangan satu gim pun.

Di babak 32 besar Fajar/Fikri mengalahkan Choong Hon Jian/Mujamad Haikal (Malaysia), 21-11, 11-10.

Selanjutnya, korban kedua atau babak 16 besar adalah Sabar Karyaman Gutama/Reza Fahlevi (Indonesia), 21-8, 21-13.

Di perempat final, Fajar/Fikri memulangkan pasangan peringkat 1 dunia Kim Won Ho/Seo Seung Jae (korsel), 21-19, 21-14 dan di semifinal menyingkirkan mantan peringkat 1 dunia dan peraih perak Olimpiade Paris, Liang Wei Keng/ Whang Chan (China), 21-19, 21-17.

Editor: Agus Priwandono

Tags: alwi farhananthony sinisuka gintingbwfchina open 2025Fajar Alfian/M Shohibul Fikrigregoria marisja tunjungjafar/felishaJonathan Christielie sumiratPBSIsgs bandung
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Prakiraan Cuaca di Banten Hari Ini, 28 Juli 2025: Perubahan Cuaca Tiba-tiba di Tangerang Raya

Next Post

Luiz Diaz Diboyong Bayern Munchen dengan Nilai 75 Juta Euro

Next Post
Luiz Diaz Diboyong Bayern Munchen dengan Nilai 75 Juta Euro

Luiz Diaz Diboyong Bayern Munchen dengan Nilai 75 Juta Euro

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pengurus DPW dan DPD se-Banten Dilantik, Fokus pada Konsolidasi Partai

Pengurus DPW dan DPD se-Banten Dilantik, Fokus pada Konsolidasi Partai

by Yusuf Permana
Kamis, 20 Agustus 2026 14:19
0

Pelantikan pengurus DPW NasDem Banten oleh pengurus DPP NasDem, Kamis, 20 Agustus 2026. (Foto: Yusuf)

Pengamat Dorong DTSEN Ubah Pola Subsidi dari Blanket ke Precision Subsidy

Pengamat Dorong DTSEN Ubah Pola Subsidi dari Blanket ke Precision Subsidy

by Yusuf Permana
Kamis, 20 Agustus 2026 11:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dinilai dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengubah pola pemberian subsidi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.