• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Gas Air Mata Ditembakan, Massa Aliansi Mahasiswa di Kota Serang Dipukul Mundur

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Sabtu, 30 Agustus 2025 21:00
in Berita Utama, Kota Serang
0
Gas Air Mata Ditembakan, Massa Aliansi Mahasiswa di Kota Serang Dipukul Mundur

Massa aksi berhamburan saat ditembak gas air mata di Ciceri, Kota Serang, Sabtu 30 Agustus 2025. Foto Yusuf/Radar Banten

0
SHARES
188
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Serang berlangsung ricuh. Gas air mata pun ditembakkan aparat kepolisian kepada peserta aksi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Serang, Sabtu 30 Agustus 2025.

Gas air mata ini ditembakkan saat massa mulai bergerak menuju Polresta Serang Kota. Massa yang bergerak dari perempatan Ciceri ini pun akhirnya terpaksa dipukul mundur.

Mereka berlari menyelamatkan diri, bahkan hingga memasuki ruko untuk menghindari perihnya gas ini.

Sebelumnya, aksi massa sendiri sudah tidak kondusif. Mereka mulai merusak kantor pos polisi di Ciceri dengan memecahkan kaca, melakukan corat-cotet, hingga akhirnya dibakar.

Hingga saat ini, aksi mahasiswa yang memprotes kekerasan aparat terhadap pendemo di Jakarta ini terus memanas.

Editor: Mastur Huda

Tags: aksi massaaksi serangArgabem banten bersatuBrimobdemonstrasiDPR RIgas air mataKota Serangmapolda BantenPolda BantenPolriPos polisi dibakarreformasi Polritunjangan DPR
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Technical Meeting Jumbara PMR XI Digelar, PMI Cilegon Siapkan Inovasi Digital

Next Post

Cendil: Comfort Food Old School yang Masih Bikin Nagih

Next Post
Cendil: Comfort Food Old School yang Masih Bikin Nagih

Cendil: Comfort Food Old School yang Masih Bikin Nagih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kuasa hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Alwanih

Kuasa Hukum UIN Jakarta Jelaskan Status Aset dan Penataan Sekolah Islam Pembangunan Pamulang

by Aas Arbi
Minggu, 30 Agustus 2026 07:31
0

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, menegaskan penataan dan pengamanan Sekolah Islam Pembangunan (SIP) Pamulang tidak...

10 Tahun Berdiri, Sanggar Senam U & Me Gelar Perayaan HUT ke-81 RI

by Eko Fajar
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sanggar Senam U & Me menggelar kegiatan senam bersama dan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.