CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinamika sosial politik nasional yang tengah diwarnai dengan berbagai aksi demonstrasi, pengrusakan, hingga penjarahan, mendapat perhatian serius dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon.
Ormas Islam terbesar di Indonesia ini mengimbau masyarakat, khususnya warga Cilegon, agar tetap menjaga kondusifitas dan tidak mudah terprovokasi ajakan aksi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.
Ketua PCNU Kota Cilegon, Erick Rebiin, menegaskan bahwa aksi demonstrasi yang marak belakangan ini sudah menyimpang dari tujuan awal.
Menurutnya, aksi yang semestinya menjadi ruang penyampaian aspirasi kini justru diwarnai tindakan anarkis.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar jangan terprovokasi dengan ajakan-ajakan untuk melakukan demo, karena saat ini demo yang terjadi sudah menyimpang dari tujuan awal. Tidak ada lagi orasi dan dialog, tetapi justru perusakan dan penjarahan fasilitas umum. Hal ini merugikan masyarakat itu sendiri,” ujar Erick kepada Radar Banten pada Senin 1 September 2025.
Ia menambahkan, kondisi yang terjadi saat ini sudah sarat dengan provokasi untuk melakukan perusakan. Erick meminta semua pihak agar menahan diri demi menjaga keamanan bersama.
“Mari kita menahan diri dan jagalah kota kita serta negara kita demi cinta kita pada bangsa. Kasihan, sudah banyak korban jiwa, kerugian materi, dan dampak sosial lainnya. Karena itu, lebih baik kita jaga kedamaian bersama,” tegasnya.
Selain itu, Erick juga menyerukan kepada seluruh kader NU di Kota Cilegon agar turut aktif menjaga kondusifitas. Menurutnya, peran kader NU sangat penting dalam menenangkan masyarakat di tengah situasi yang rawan provokasi.
“Seluruh kader NU saya imbau agar berada di garda depan untuk menjaga kondusifitas, mengajak masyarakat tidak terprovokasi, dan tetap mengedepankan persatuan,” pungkas Erick.
Editor: Abdul Rozak

