KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang, Ismail, memastikan aktivitas industri tetap berjalan normal pasca kabar demo buruh. Situasi aman ini dinilai sebagai bukti stabilitas hubungan industrial di tengah gejolak sosial politik nasional, Rabu, 3 September 2025.
Ismail menegaskan bahwa operasional pabrik di Kota Tangerang berlangsung seperti biasa.
“Kota Tangerang tetap kondusif. Operasional pabrik berjalan sebagaimana mestinya, tidak ada penutupan pabrik, dan tidak ada WFA (Work From Anywhere),” ujarnya.
Menurutnya, kondisi stabil menjadi daya tarik bagi investor, baik domestik maupun asing.
“Iklim investasi yang kondusif adalah magnet utama. Kami optimis Kota Tangerang akan terus menjadi destinasi investasi,” katanya.
Meski demikian, Ismail tidak menampik adanya kekhawatiran dari kalangan pengusaha terkait dinamika politik nasional. Namun, ia berharap stabilitas tetap terjaga agar kepercayaan investor tidak terganggu.
“Kondisi seperti saat ini tentu membuat ada kekhawatiran. Tapi kami berharap segera membaik sehingga investasi bisa semakin tumbuh,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra, mengajak serikat buruh dan pengusaha menjaga hubungan industrial tetap harmonis.
“Kalau ada permasalahan, sebaiknya diselesaikan lewat dialog, bukan turun ke jalan. Dengan begitu, iklim investasi di Kota Tangerang tetap terjaga,” tegasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi erat antara pemerintah, pengusaha, dan buruh menjadi kunci menjaga produktivitas serta iklim usaha di Kota Tangerang. Dengan situasi yang kondusif, Tangerang diyakini akan terus menjadi pusat industri strategis di kawasan Jabodetabek.
Editor: Aas Arbi











