JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID-Presiden Prabowo Subianto melantik lima jabatan di kementerian pada kabinet Indonesia Maju. Salah satu yang dilantik adalah Dahnil Azhar, mantan Dosen PNS Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten.
Dahnil dipercaya oleh Prabowo untuk menjadi orang kedua pada Kementerian Haji dan Umroh yang dipimpin oleh Irfan Yusuf dengan jabatan Wakil Menteri (Wamen).
Kementerian ini sendiri merupakan nomenklatur baru seiring dengan pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas UU No. 8/2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi UU dalam rapat paripurna DPR RI pada Selasa (26/8/2025) lalu.
Usut punya usut, Dahnil sendiri bukan orang baru dalam urusan Haji dan Umrah. Sebelumnya dia menjabat sebagai Wakil Badan Penyelenggara Haji. Dia merupakan politikus pada Partai Gerakan Indonesia Raya alias Gerindra dan Aktivis Islam Muhammadiyah.
Pelantikan Dahnil didasari oleh Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Tahun 2024-2029 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Irfan dan Dahnil, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 8 September 2025.
Keduanya bersumpah akan menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











