KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Tangsel kini punya alasan kuat untuk bangun lebih pagi: Gerakan Pangan Murah (GPM) Ngider Tangsel menjual sembako dengan harga miring, langsung keliling ke 54 kelurahan di seluruh kecamatan. Antusiasme warga pun membludak, bahkan antre sejak pukul 06.30 WIB, jauh sebelum truk logistik datang.
Program unggulan ini akan digelar rutin hingga Januari 2026, diprakarsai oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel, untuk menekan harga bahan pokok dan memperpendek rantai distribusi dari petani ke konsumen.
“Semua bahan pangan dijual lebih murah dari harga pasar karena kita langsung ambil dari petani dan peternak,” jelas Plt Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKP3, Mochammad Azwar Annas, Sabtu 13 September 2025.
GPM Ngider Tangsel menyiapkan kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan tepung, dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding pasar tradisional. Tak heran jika warga berebut, seperti yang terjadi di halaman Kantor Kecamatan Ciputat Timur.
“Sebelum sembakonya datang, warga sudah mengantre. Antusiasme mereka luar biasa,” kata Camat Ciputat Timur, Rastra Yudhatama.
Azwar juga memastikan bahwa stok bahan pangan pokok tetap aman, meski minyak goreng masih dalam proses koordinasi dengan produsen. Namun, tidak ada alasan kuat untuk panik.
“InsyaAllah stok aman, jadi warga tidak perlu khawatir. Kami terus berupaya agar semua bahan pokok tersedia dengan harga terjangkau,” tegasnya.
Lewat program ini, Pemkot Tangsel bukan hanya berusaha menjaga daya beli warga, tapi juga memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal, langsung dari petani dan peternak.
Editor : Merwanda












