SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratu bulu tangkis Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, terpaksa menarik diri dari keikutsertaannya di China Master 2025. Tunggal putri rangking ke -7 dunia ini juga batal tampil di Korea Open 2025.
Batalnya Gregoria di turnamen level BWF Super 750 ini, karena sakit vertigonya kambuh. Padahal, peraih medali perunggu
Olimpiade Paris 2024 itu sudah berada di
Shenzhen, China.
Istri dari penyanyi Michael Anggelo ini mengeluhkan sakit vertigonya kembali kambuh ketika tiba di kota penyelenggaraan China Masters 2025 pada Minggu 14 September 2025
“Gregoria mengeluh vertigonya kambuh saat tiba di sini hari Minggu kemarin. Saya langsung meminta dia istirahat tapi sampai siang ini kondisinya belum stabil,” ucap Eng Hian, Kabid Binpres Pelatnas, dikutip Radatbanten co.id dari instagram PBSI, @badminton.ina, Selasa, 16 September 2025.
Menurutnya, setelah berkonsultasi dengan tim meds PBSI, juara dunia junior tunggal putri tahun 2017 ini mesti menepi dari dua turnamen yang menyediakan poin tinggi.
“Saya lalu berdiskusi dengan pelatihnya, Imam Tohari dan akhirnya diputuskan untuk ditarik keikutsertaannya dari China Masters dan Korea Open minggu depan,” lanjut Eng Hian.
Eng Hian menambahkan, setelah ini Gregoria akan pulang ke Jakarta untuk kembali menjalani perawatan intensif dan pemulihan.
Pada gelaran China Mater 2025 ini, Indonesia menurunkan 14 wakil yang akan turun di semua nomorl.
Editor: Agus Priwandono











