PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan jemput bola ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk mewujudkan program pengembangan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang.
Program ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga tidak mampu sekaligus mengentaskan angka kemiskinan di wilayah tersebut.
Langkah itu dilakukan Bupati Dewi dengan mendatangi Kantor Kementerian Sosial dan bertemu langsung dengan Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, di lantai 6 Gedung A Kemensos, Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Sekolah Rakyat serta tantangan koordinasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial dalam menekan angka kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Pendidikan adalah kunci utama pengentasan kemiskinan. Pemkab Pandeglang siap mendukung pengembangan Sekolah Rakyat agar anak-anak dan keluarga kurang mampu memiliki akses belajar yang lebih baik,” kata Bupati Dewi kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 20 Oktober 2025.
Bupati berharap, hasil pertemuan dengan Wamensos menjadi langkah konkret kerja sama antara Kemensos dan Pemkab Pandeglang dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin.
“Tujuannya mempercepat upaya pengentasan kemiskinan melalui pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Setda Pandeglang, Nuriah, mengatakan bahwa Bupati Raden Dewi Setiani memiliki komitmen kuat untuk merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat.
“Oleh karena itu, pada akhir pekan lalu Ibu Bupati mengawal langsung dengan menemui Wamensos,” ujarnya.
Hasil pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin penting, antara lain setiap pemerintah daerah diharapkan minimal memiliki satu Sekolah Rakyat permanen sebagai pusat pendidikan alternatif bagi keluarga kurang mampu.
“Penyediaan lahan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Koordinasi dengan Dinas Sosial juga perlu diperkuat agar bantuan sosial dan program pemberdayaan tepat sasaran, khususnya bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat,” katanya.
Selain itu, pelaksanaan program Rumah Layak Huni (RLH) akan diprioritaskan bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat.
“Setiap kabupaten diminta segera mengusulkan daerah rintisan Sekolah Rakyat untuk tahun anggaran mendatang. Dari Pandeglang, kita sudah menyiapkan usulan karena lahan telah tersedia,” tambahnya.
Reporter: Purnama Irawan

