RADARBANTEN.CO.ID – Pada gelaran Azarine DBL Dance Competition, dua dancer dari SMA Insan Cendikia Madani, yaitu Savatskyanisa Purnomo dan Kingsha Akilaizara, membagikan cerita mengenai sumber semangat dan ritual khusus yang membantu mereka tampil percaya diri di atas panggung.
Saat ditanya soal sistem dukungan yang membuat mereka semakin percaya diri, kedua dancer ini kompak menyebut bahwa support dari orang tua dan teman-teman memiliki peran besar.
“Dari orang tua, dan teman-teman yang di luar yang supporter juga. Itu pasti pada ngedukung kita banget. Jadi itu yang bikin semangat banget,” ujar Savatskyanisa.
Energi positif dari para pendukung mereka disebut menjadi alasan utama mereka bisa tampil penuh percaya diri selama kompetisi berlangsung.
Savatskyanisa dan Kingsha juga membagikan tips sederhana namun penting bagi para dancer maupun performer yang sering menghadapi rasa gugup sebelum tampil.
Savatskyanisa menekankan pentingnya memulai dengan berdoa bersama.
“Tips paling berdoa sih, pasti kita berdoa bersama. Jangan ragu, jangan panik, enjoy aja. Itu yang buat kita pede.”
Sementara Kingsha lebih menyoroti bagaimana mengelola rasa nervous agar berubah menjadi energi positif.
“Jangan tenggelam sama nervous. Jadi kalau kamu nervous, jadikan itu semangat. Push your limit. Karena ketika kamu udah push your limit, kamu akan tahu gimana kamu di depan panggung,” jelasnya.
Dirinya juga menambahkan bahwa kepuasan terbesar datang ketika mereka berhasil menaklukkan rasa takut.
“Kalau kita bisa, kita jadi happy sendiri karena kita bisa melakukan itu semua.”
Dengan dukungan yang kuat dari keluarga dan teman, serta kemampuan mengelola tekanan sebelum tampil, kedua dancer ini berharap dapat memberikan penampilan terbaik untuk SMA Insan Cendikia Madani dan menginspirasi banyak pelajar lainnya.
Penulis: Iksan
Editor Daru

