TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam sistem keuangan modern, terdapat dua jenis uang utama yang dikenal masyarakat, salah satunya adalah uang kartal. Jenis uang ini memiliki peran vital dalam aktivitas ekonomi sehari-hari, terutama sebagai alat transaksi yang sah.
Meski sering digunakan, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami apa itu uang kartal, termasuk contoh, ciri-ciri, dan fungsinya.
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut penjelasan lengkap mengenai uang kartal.
Pengertian Uang Kartal
Uang kartal adalah uang yang diterbitkan oleh otoritas moneter suatu negara, dalam hal ini Bank Indonesia (BI), dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah dalam transaksi ekonomi.
Penggunaan uang kartal diatur secara resmi dalam peraturan perundang-undangan. Uang ini dapat digunakan untuk transaksi domestik, bahkan diakui secara internasional dalam bentuk mata uang tertentu.
Berbeda dengan uang giral, uang kartal memiliki bentuk fisik, sehingga lebih banyak digunakan masyarakat dalam transaksi tunai sehari-hari.
Sejarah Singkat Uang Kartal
Pada awal peradaban, manusia melakukan transaksi dengan sistem barter atau tukar-menukar barang. Namun, sistem ini memiliki banyak keterbatasan.
Seiring berkembangnya perdagangan, manusia mulai menggunakan benda bernilai seperti logam dan permata sebagai alat tukar. Pada abad ke-6 sebelum Masehi, masyarakat Lydia memperkenalkan uang logam dari campuran emas dan perak.
Penggunaan uang kertas mulai berkembang pada abad ke-17 di Eropa, diterbitkan oleh bank sebagai bukti simpanan emas atau perak.
Di Indonesia, uang kartal telah digunakan sejak masa penjajahan. Setelah kemerdekaan, pemerintah menerbitkan ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai simbol kedaulatan dan alat transaksi resmi bangsa Indonesia.
Ciri-Ciri Uang Kartal
Uang kartal memiliki sejumlah karakteristik utama, antara lain:
- Diterbitkan secara resmi oleh bank sentral, yaitu Bank Indonesia
- Peredarannya dijamin dan diatur oleh undang-undang
- Wajib diterima sebagai alat pembayaran yang sah
- Memiliki nilai nominal yang pasti
- Dapat digunakan tanpa memerlukan infrastruktur digital
- Memiliki bentuk fisik berupa uang kertas dan uang logam
Fungsi Uang Kartal
Fungsi utama uang kartal adalah sebagai alat pembayaran dalam transaksi jual beli barang dan jasa. Selain itu, uang kartal juga memiliki fungsi lain, di antaranya:
- Satuan Hitung
Digunakan untuk menentukan dan membandingkan nilai barang atau jasa. - Alat Pengendali Inflasi
Pemerintah mengatur jumlah uang kartal yang beredar untuk menjaga stabilitas harga. - Pengukur Kekayaan
Jumlah uang kartal yang dimiliki seseorang dapat menjadi salah satu indikator kekayaan, meski tidak sepenuhnya mencerminkan total aset yang dimiliki.
Keberadaan uang kartal hingga kini masih menjadi bagian penting dalam sistem ekonomi, meskipun transaksi digital semakin berkembang.***

