• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Khasanah

Ini Dia Contoh Uang Kartal, Ciri-Ciri, hingga Fungsinya

Mulyadi by Mulyadi
Rabu, 17 Desember 2025 06:17
in Khasanah
0
Ini Dia Contoh Uang Kartal, Ciri-Ciri, hingga Fungsinya

Rupiah

0
SHARES
133
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam sistem keuangan modern, terdapat dua jenis uang utama yang dikenal masyarakat, salah satunya adalah uang kartal. Jenis uang ini memiliki peran vital dalam aktivitas ekonomi sehari-hari, terutama sebagai alat transaksi yang sah.

Meski sering digunakan, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami apa itu uang kartal, termasuk contoh, ciri-ciri, dan fungsinya.

Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut penjelasan lengkap mengenai uang kartal.

Pengertian Uang Kartal

Uang kartal adalah uang yang diterbitkan oleh otoritas moneter suatu negara, dalam hal ini Bank Indonesia (BI), dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah dalam transaksi ekonomi.

Penggunaan uang kartal diatur secara resmi dalam peraturan perundang-undangan. Uang ini dapat digunakan untuk transaksi domestik, bahkan diakui secara internasional dalam bentuk mata uang tertentu.

Berbeda dengan uang giral, uang kartal memiliki bentuk fisik, sehingga lebih banyak digunakan masyarakat dalam transaksi tunai sehari-hari.

Sejarah Singkat Uang Kartal

Pada awal peradaban, manusia melakukan transaksi dengan sistem barter atau tukar-menukar barang. Namun, sistem ini memiliki banyak keterbatasan.

Seiring berkembangnya perdagangan, manusia mulai menggunakan benda bernilai seperti logam dan permata sebagai alat tukar. Pada abad ke-6 sebelum Masehi, masyarakat Lydia memperkenalkan uang logam dari campuran emas dan perak.

Penggunaan uang kertas mulai berkembang pada abad ke-17 di Eropa, diterbitkan oleh bank sebagai bukti simpanan emas atau perak.

Di Indonesia, uang kartal telah digunakan sejak masa penjajahan. Setelah kemerdekaan, pemerintah menerbitkan ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai simbol kedaulatan dan alat transaksi resmi bangsa Indonesia.

Ciri-Ciri Uang Kartal

Uang kartal memiliki sejumlah karakteristik utama, antara lain:

  • Diterbitkan secara resmi oleh bank sentral, yaitu Bank Indonesia
  • Peredarannya dijamin dan diatur oleh undang-undang
  • Wajib diterima sebagai alat pembayaran yang sah
  • Memiliki nilai nominal yang pasti
  • Dapat digunakan tanpa memerlukan infrastruktur digital
  • Memiliki bentuk fisik berupa uang kertas dan uang logam

Fungsi Uang Kartal

Fungsi utama uang kartal adalah sebagai alat pembayaran dalam transaksi jual beli barang dan jasa. Selain itu, uang kartal juga memiliki fungsi lain, di antaranya:

  • Satuan Hitung
    Digunakan untuk menentukan dan membandingkan nilai barang atau jasa.
  • Alat Pengendali Inflasi
    Pemerintah mengatur jumlah uang kartal yang beredar untuk menjaga stabilitas harga.
  • Pengukur Kekayaan
    Jumlah uang kartal yang dimiliki seseorang dapat menjadi salah satu indikator kekayaan, meski tidak sepenuhnya mencerminkan total aset yang dimiliki.

Keberadaan uang kartal hingga kini masih menjadi bagian penting dalam sistem ekonomi, meskipun transaksi digital semakin berkembang.***


Tags: definisifungsipengukur kekayaansahabat pegadaiansejarahUang kartal
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Menkomdigi Tantang AI Innovation Hub Hasilkan Solusi Publik

Next Post

Gagal di SEA Games 2025, PSSI Resmi Pecat Indra Sjafri

Next Post
Gagal di SEA Games 2025, PSSI Resmi Pecat Indra Sjafri

Gagal di SEA Games 2025, PSSI Resmi Pecat Indra Sjafri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bupati Tangerang Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bupati Tangerang Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Desa

by Aas Arbi
Rabu, 19 Agustus 2026 07:18
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mendorong kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan...

Hangar VTDI Perkuat Industri Dirgantara Kabupaten Tangerang dan Buka Lapangan Kerja

Hangar VTDI Perkuat Industri Dirgantara Kabupaten Tangerang dan Buka Lapangan Kerja

by Mulyadi
Rabu, 19 Agustus 2026 07:13
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menilai kehadiran fasilitas hangar milik PT Visi Teknologi Dirgantara Inovasi (VTDI) dapat...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.