PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang mengungkap sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi pelajar bolos sekolah saat jam belajar berlangsung.
Kepala Seksi Operasi Pengendalian dan Penertiban Satpol PP Pandeglang, Ucu Sukarya, menyampaikan bahwa kasus pelajar bolos sekolah merupakan persoalan yang sering berulang. Untuk sementara, lokasi yang paling sering ditemukan berada di wilayah Majasari hingga kawasan Kota Pandeglang.
“Iya, ini kasus yang sering terulang. Untuk sementara titiknya di sekitar Majasari dan Pandeglang Kota,” ujar Ucu, Rabu 14 Januari 2026.
Ucu menegaskan, pihaknya akan memperketat pengawasan dengan menjalin koordinasi bersama Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) di setiap kecamatan. Langkah ini dilakukan guna menertibkan pelajar yang bolos sekolah pada jam belajar.
“Insyaallah kami akan terus berkoordinasi dengan Kasi Trantib kecamatan untuk bersama-sama menertibkan anak-anak sekolah yang bolos di jam belajar,” tegasnya.
Selain itu, Ucu mengimbau peran aktif orang tua dalam meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Menurutnya, pengawasan dari keluarga memiliki peran penting dalam mencegah pelajar bolos sekolah.
“Pengawasan bukan hanya dari guru. Orang tua juga sangat penting karena pengawasan di sekolah terbatas. Sekitar 70 persen waktu anak justru berada di rumah,” jelasnya.
Ucu menambahkan, sebagian besar pelajar yang bolos sekolah diketahui menggunakan kendaraan pribadi dan ditemukan berada di warung-warung.
“Biasanya mereka kami temukan di warung kopi atau tempat permainan PlayStation (PS),” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











