• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Viral Jalan Mulus di Perbatasan Bogor dan Tanah Merah di Huntara Lebak, Wabup Amir: Kita Prihatin dan Malu

Nurandi by Nurandi
Rabu, 14 Januari 2026 10:37
in Berita Utama, Lebak
0
Viral Jalan Mulus di Perbatasan Bogor dan Tanah Merah di Huntara Lebak, Wabup Amir: Kita Prihatin dan Malu

Kondisi jalan aspal dan tanah di perbatasan Lebak. Foto Nurandi/Radar Banten

0
SHARES
99
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Perbedaan kondisi jalan di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, dengan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan kontras mencolok antara jalan beraspal mulus di wilayah Bogor dan jalan tanah merah di wilayah Lebak.

Kondisi tersebut berada tepat di Kampung Huntara Cigobang, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak. Dalam video viral itu terlihat jelas batas wilayah dua daerah dengan kualitas infrastruktur jalan yang jauh berbeda, sehingga memantik perhatian dan reaksi publik.

Menanggapi viralnya kondisi jalan tersebut, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengaku prihatin sekaligus malu. Ia menyebut kondisi di kawasan hunian sementara (huntara) tersebut sudah berlangsung selama enam tahun tanpa pembangunan yang berarti.

“Kita prihatin, sudah enam tahun huntara tidak dibangun. Artinya pencanangan bencana nasional oleh pemerintah pusat tidak dilaksanakan, ini menunjukkan adanya kelalaian,” kata Amir saat ditemui di Aula Multatuli Setda Lebak, Selasa 13 Januari 2026.

Amir menegaskan, apabila pemerintah pusat tidak mampu merealisasikan pembangunan hunian tetap (huntap) maupun infrastruktur pendukung di kawasan tersebut, maka status bencana nasional seharusnya dicabut agar pemerintah daerah bisa mengambil langkah konkret.

“Sudah enam tahun saya malu. Kemarin alat sudah dikirim oleh kita, kemampuan daerah hanya sampai situ. Kalau pusat tidak mau membangun, cabut saja pernyataan bencana nasionalnya,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi enggan mencabut status tersebut, sehingga membuat pemerintah daerah berada dalam posisi serba terbatas dalam pengambilan kebijakan pembangunan.

“Kita sebenarnya mau membangun, tapi dampaknya kita tidak bisa membangun yang lain. Kalau dari pusat bilang tidak mampu, serahkan ke daerah, kita bangun. Tapi konsekuensinya, pembangunan yang lain bisa terhenti,” pungkas Amir.

Kondisi ini menambah panjang daftar persoalan infrastruktur di wilayah terdampak bencana Lebakgedong, yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat, khususnya warga Cigobang yang terdampak langsung.

Editor: Mastur Huda

Tags: Bencana nasionalhuntap Lebakgedonghuntara LebakPemkab Lebakwarga terdampak
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Nathan Lebak Gelar Seleksi Pemain, Siapkan Skuad Baru untuk Liga 4 Banten 2026

Next Post

Satpol PP Ungkap Titik Rawan Pelajar Bolos Sekolah di Pandeglang

Next Post
Satpol PP Ungkap Titik Rawan Pelajar Bolos Sekolah di Pandeglang

Satpol PP Ungkap Titik Rawan Pelajar Bolos Sekolah di Pandeglang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Tidur Saat Cuaca Panas Tidak Nyaman? Ini Tips Agar Tidur Lebih Nyenyak

Tidur Saat Cuaca Panas Tidak Nyaman? Ini Tips Agar Tidur Lebih Nyenyak

by Yusuf Permana
Sabtu, 15 Agustus 2026 09:59
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Cuaca panas dan suhu kamar yang terasa gerah sering membuat tidur malam menjadi kurang nyaman. Tubuh berkeringat,...

Peserta KB Aktif di Lebak Capai 166.945 Jiwa

Peserta KB Aktif di Lebak Capai 166.945 Jiwa

by Nurabidin
Sabtu, 15 Agustus 2026 09:26
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kepesertaan Keluarga Berencana (KB) aktif di Kabupaten Lebak hingga Juli 2026 mencapai 70,95 persen atau 166.945 jiwa...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.