SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Persaingan menjadi kepala sekolah di Provinsi Banten semakin ketat. Sekitar 7.000 guru mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) jenjang SMA, SMK, dan SKh tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten.
Dari ribuan pendaftar tersebut, hanya sekitar 40 orang yang akan terpilih untuk menduduki jabatan kepala sekolah.
Seleksi ini mengacu pada surat Dindikbud Banten Nomor 800.1/21329-Dindikbud/2025 tentang Undangan Seleksi Administrasi Bakal Calon Kepala Sekolah. Saat ini, proses seleksi masih berada pada tahap awal, yakni verifikasi administrasi.
Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Jamaludin, mengungkapkan bahwa dari sekitar 7.000 guru yang mendaftar, sebanyak 900 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.
“Pendaftarnya kurang lebih 7.000 orang. Yang lolos administrasi sekitar 900. Sekarang masih proses dan tahapannya masih panjang,” ujar Jamaludin, Senin 19 Januari 2026.
Ia mengakui, rekrutmen kepala sekolah tahun ini berlangsung sangat kompetitif karena keterbatasan jumlah formasi dibandingkan tingginya minat pendaftar.
“Kebutuhan kepala sekolah sekitar 40 orang. Itu pun dibagi per wilayah. Misalnya kebutuhannya empat, kita bisa mengambil enam atau tujuh orang untuk cadangan,” jelasnya.
Jamaludin menegaskan, seluruh tahapan seleksi dilakukan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Saat ini, Dindikbud masih melakukan pendataan sebelum memasuki tahap tes kompetensi.
“Semua berjalan sesuai aturan. Ini masih tahap pendataan, belum masuk tes dan masih terus berlangsung,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda












