• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kesehatan

Kenali Super Flu, Gejala yang Muncul Tidak Selalu Seragam

Agung S Pambudi by Agung S Pambudi
Senin, 26 Januari 2026 18:57
in Kesehatan
0
Kenali Super Flu

Foto ilustrasi, anak kecil terkena flu.

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Masyarakat umum dan orangtua banyak mempertanyakan apakah super flu merupakan penyakit baru atau berbeda dari influenza yang selama ini dikenal.

Hal ini seiring dengan meningkatnya kasus influenza di sejumlah daerah. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, hingga akhir Desember 2025 tercatat 62 kasus yang disebut sebagai super flu berdasarkan hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS).

Mayoritas kasus tersebut ditemukan pada kelompok anak-anak dan perempuan. Meski demikian, jumlah tersebut dinilai belum mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Kendati begitu, super flu sejatinya bukanlah istilah medis resmi. Penyebutan ini digunakan untuk menggambarkan peningkatan kasus influenza dengan gejala yang terasa lebih jelas dan penyebaran yang relatif cepat di masyarakat.

“Super flu sendiri sebenarnya bukan istilah medis. Super flu menggambarkan flu akibat virus influenza yang sekarang sedang banyak terjadi dan penyebarannya lebih cepat dan membuat gejalanya terasa lebih nyata, terutama pada anak,” ujar dokter spesialis anak Bethsaida Hospital Serang, dr. Viany Rehansyah P, M.Ked(Ped), Sp.A.

Secara medis, kasus yang disebut sebagai super flu tetap termasuk influenza, terutama yang disebabkan oleh virus Influenza A varian H3N2 subclade K.

Pada anak-anak, gejala yang muncul tidak selalu seragam. Selain demam, batuk, dan pilek, sebagian anak hanya terlihat lebih lemas dan kurang aktif dari biasanya, disertai penurunan nafsu makan.

“Tidak semua anak menunjukkan gejala yang sama. Kadang hanya terlihat lebih lemas, dan ini tetap perlu diperhatikan oleh orang tua,” jelas dr. Viany.

Sementara itu, pada kelompok dewasa, keluhan umumnya lebih mudah dikenali. Dokter spesialis penyakit dalam Bethsaida Hospital Serang, dr. Michael Y, Sp.PD, menjelaskan, influenza pada orang dewasa kerap disertai demam, batuk, nyeri tenggorokan, sakit kepala, serta nyeri otot dan sendi yang cukup mengganggu aktivitas harian.

“Pada orang dewasa, influenza sering disertai rasa pegal dan lemas yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari,” kata dr. Michael.

Ia melanjutkan, segera konsultasikan ke dokter apabila gejala tidak kunjung membaik, demam berlangsung beberapa hari, atau aktivitas menurun drastis.

Kelompok balita, lansia, serta penderita penyakit kronik seperti diabetes, gangguan autoimun, kanker, dan gangguan ginjal juga perlu lebih waspada karena berisiko mengalami kondisi yang lebih berat.

Penanganan super flu, baik pada anak maupun dewasa, pada prinsipnya disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Pada anak, fokus utama adalah pemantauan kondisi, istirahat cukup, asupan cairan yang memadai, serta terapi simptomatik sesuai anjuran dokter.

Pada dewasa, penanganan ditujukan untuk membantu pemulihan tubuh, meredakan gejala, dan mencegah gangguan aktivitas yang berkepanjangan.

“Penanganan influenza bertujuan membantu tubuh pulih secara optimal, meringankan gejala, dan mencegah gangguan aktivitas, dengan evaluasi medis sesuai kondisi pasien,” ujar dr. Michael.

Virus influenza terutama menular melalui droplet atau percikan cairan dari mulut dan hidung. Karena itu, upaya pencegahan tetap menjadi langkah penting.

Vaksinasi influenza tahunan dinilai masih bermanfaat untuk menurunkan risiko keparahan, meski virus yang beredar mengalami perubahan.

Selain itu, penggunaan masker di keramaian, kebiasaan mencuci tangan, etika batuk dan bersin, serta isolasi mandiri saat sakit dinilai efektif memutus rantai penularan.

Menanggapi situasi ini, Direktur Bethsaida Hospital Serang dr. Tirta Mulya menambahkan, pentingnya pelayanan kesehatan yang terkoordinasi dalam menangani infeksi saluran pernapasan.

“Kami tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada edukasi, pemantauan, dan pendampingan pasien serta keluarga. Dengan sistem pelayanan yang terkoordinasi dan lingkungan hospital yang mendukung, kami berharap pasien dapat menjalani proses pemulihan dengan lebih optimal dan tenang,” pungkas dr. Tirta.

Editor: Agung S Pambudi

Tags: Gejala fluInfluenzaKesehatanSuper flu
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bekas Galian di Taktakan Telan Korban, Dua Bocah Tewas Tenggelam

Next Post

IPM Tangsel Capai 84,81, Pemkot Klaim Tekan Angka Pengangguran

Next Post
IPM Tangsel Capai 84,81

IPM Tangsel Capai 84,81, Pemkot Klaim Tekan Angka Pengangguran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Golkar Banten Bagikan Masker kepada Warga Terdekat Gunung Anak Krakatau

Golkar Banten Bagikan Masker kepada Warga Terdekat Gunung Anak Krakatau

by Abdul Rozak
Senin, 7 September 2026 22:20
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Partai Golkar Provinsi Banten turun tangan membantu masyarakat mengantisipasi dampak negatif abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak...

Ribuan Pelayat Padati Rumah Duka KH Ahmad Fudholi di Sindang Sono

Ribuan Pelayat Padati Rumah Duka KH Ahmad Fudholi di Sindang Sono

by Mulyadi
Senin, 7 September 2026 18:36
0

Pelayat KH Ahmad Fudholi.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.