SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bekas galian di Kampung Sitauan, Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, Kota Serang menelan korban jiwa.1 Dua bocah tewas tenggelam di lokasi kejadian.
Kapolsek Taktakan Malik Abraham mengatakan, kedua korban tersebut berinisial MF (7) dan AR (8). Keduanya merupakan warga Kampung Sitauan.
“Kejadiannya Minggu kemarin, ada dua anak yang meninggal akibat tenggelam di bekas galian,” ujarnya, Senin 26 Januari 2026.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kedua korban sekira pukul 17.30 WIB sempat diingatkan untuk tidak bermain di lokasi. Namun, peringatan tersebut dihiraukan kedua bocah laki-laki tersebut.
“Keduanya sempat diingatkan warga yang kebetulan berada di lokasi agar tidak bermain di sana,” katanya.
Kedua korban yang belum bisa berenang tersebut kemudian diduga masuk ke bekas galian. Akibatnya, kedua korban tenggelam dan ditemukan sudah meninggal dunia.
“Orang tua korban melakukan pencarian sekira pukul 18.15 WIB setelah korban ini tidak pulang ke rumah,” ujar Kapolsek.
Pencarian terhadap kedua bocah malang tersebut membuahkan hasil. Keduanya ditemukan sekira pukul 23.45 WIB.
“Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 23.45 WIB, ketika warga menemukan kedua korban berada di dalam kubangan air,” ungkapnya.
Kapolsek mengatakan, kedua orang tua korban telah membuat surat pernyataan yang isinya menolak untuk dilakukan autopsi.
Pihak keluarga menyatakan tidak ingin melanjutkan peristiwa tersebut ke proses hukum dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
“Kami dari pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya di sekitar lokasi berbahaya seperti kubangan air bekas galian, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tuturnya.
Reporter: Fahmi
Editor: Agung S Pambudi











