PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten bergerak cepat melakukan penanganan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana tanah longsor dan banjir.
Penanganan jalan rusak juga masuk skala prioritas menjelang bulan puasa dan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi.
Salah satu daerah yang kondisi jalannya mengalami kerusakan ialah Kabupaten Pandeglang. Hingga mendapatkan sorotan dari Anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Pandeglang Eri Suhaeri.
Anggota DPRD Banten Eri Suhaeri menyatakan, kalau ia telah mengundang dinas terkait, khususnya Dinas PUPR.
“Kaitan jalan-jalan dan jembatan mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir kemarin, itu sudah kita minta untuk memprioritaskan penanganannya,” katanya, Minggu, 15 Februari 2026.
Eri menjelaskan, waktu kemarin itu, dari Kepala Dinas PUPR menyatakan untuk jalan yang betul-betul rusak, jangan khawatir dan kaget kalau ada penambalan menggunakan paving block.
“Walaupun jalan provinsi, namun penanganan menggunakan paving block itu penanganan sementara. Tapi itu yang lebih baik daripada ditambal sulam tapi cepat rusak lagi,” katanya.
Misalkan sekarang itu kan masih musim hujan, dikhawatirkan terjadi kecelakaan terus dilakukan upaya penambalan. Pengerjaan dalam kondisi hujan deras, itu jangan hitungan bulan dalam hitungan Minggu juga sudah bolong lagi.
“Maka solusinya ditambal menggunakan paving block. Makanya kalau nanti melihat ada penambalan menggunakan paving block jangan kaget karena itu yang terbaik,” katanya.
Penambalan jalan berlubang menggunakan paving block itu bukan pengiritan anggaran tapi memang penanganan sementara. Khawatir terjadi kecelakaan dan apabila ditambal seperti sekarang ini dengan hotmik kalau musim hujan berlubang lagi.
“Tapi kalau paving block kan menyerap air, nanti tinggal musim kering kita tinggal tebar hotmik malahan lebih bagus karena paving blocknya yang K-300,” katanya.
Editor Daru











