KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN. CO.ID – Di tengah dinamika pasar properti di Jabodetabek, Paramount Gading Serpong terus menunjukkan daya saing kuat sebagai salah satu kawasan paling diminati di Tangerang Raya.
Dengan didukung reputasi Paramount Land yang konsisten dan kredibel, kawasan ini terus berkembang dengan produk adaptif, fasilitas kota yang lengkap, perencanaan terintegrasi, serta akses strategis, sehingga kepercayaan konsumen terhadap pertumbuhan Gading Serpong terus meningkat.
Kuatnya performa Paramount Gading Serpong sejalan dengan kondisi pasar properti Tangerang Raya yang menunjukkan tren positif
Dimana, mengutip data konsultan properti Cushman & Wakefield, pada paruh kedua 2025, wilayah Jabodetabek dan Karawang mendatakan lebih dari 4,500 unit residensial baru, dengan Tangerang yang menyumbang sekitar 55 persen.
Selain itu tren ini juga didukung oleh data dari Indonesia Property Watch yang melaporkan adanya peningkatan penjualan rumah di Tangerang sebesar 11 persen pada kuartal IV 2025, dengan rentang harga hunian Rp 800 juta hingga Rp 5 miliar menjadi pilihan yang paling diminati.
Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave mengatakan bahwa keunggulan Paramount Gading Serpong juga tercermin dari pertumbuhan kawasan komersial yang sangat progresif, khususnya di sisi selatan Kota Gading Serpong.
Sebab kata dia, deretan pengembangan kawasan seperti Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, Manhattan District, Aniva, hingga Pasadena Central District menunjukkan pertumbuhan kawasan menjadi pusat aktivitas urban yang hidup dan berkelanjutan.
“Sebagai buktinya, Paramount Gading Serpong mencatat penjualan gemilang pada tahun 2025, di mana Grand Boulevard Aniva Studio Loft
terjual habis dalam lima tahap pra-NUP, diikuti penjualan tuntas seluruh unit ruko dan toko Maggiore Fresh Market dengan permintaan hingga lima kali lipat dari ketersediaan. Dan nampaknya hal ini disusul oleh penjualan Maggiore Square West pada Januari 2026 yang menarik minat tinggi dari sektor pasar,” ungkapnya melalui keterangan resmi, Rabu 25 Februari 2026.
Selain itu kata Chrissandy, kawasan komersial Paramount Gading Serpong juga diperkuat oleh captive market yang solid dari puluhan hunian aktif di sekitarnya, serta lokasi strategis yang menarik pengunjung tidak hanya dari Gading Serpong, tetapi juga wilayah pengembangan lainnya.
Tingginya intensitas aktivitas tersebut, tercermin dari boulevard utama yang dilalui sekitar 15.000 kendaraan per jam pada jam sibuk, serta tingkat okupansi area komersial yang tinggi dan tetap ramai sepanjang hari.
Mengusung filosofi ‘City Within Reach’, Paramount Gading Serpong dirancang sebagai kota yang senyaman rumah tinggal, di mana seluruh kebutuhan harian, aktivitas, dan ruang sosial dapat diakses dengan mudah dan nyaman.
Filosofi ini kata Chrissandy, penghuni dan pelaku usaha dapat tinggal, berbisnis, maupun beraktivitas dalam satu ekosistem kota yang lengkap dan terkoneksi.
“Hal ini diperkuat melalui kampanye ‘Everything is Here’, yang menegaskan bahwa setiap pengembangan proyek Paramount Gading Serpong saling terintegrasi dengan kawasan lainnya,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











