PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat mengatakan program MBG memastikan gizi anak dan ibu hamil terpenuhi dengan baik.
Program MBG merupakan program nasional untuk membantu memenuhi gizi anak dan ibu hamil tidak mengalami kekurangan gizi.
Oleh karena itu sebetulnya program MBG memiliki tujuan Mulya namun memang untuk dapat pemenuhan gizi anak dan ibu hamil ini menu makanannya harus tersaji dengan gizi yang sesuai dengan rekomendasi Badan Gizi Nasional.
BGN melalui SPPI (Sarja Penggerak Pembangunan Indonesia ) bertanggungjawab besar dalam pemenuhan gizi MBG untuk anak-anak, ibu hamil, dan balita.
Oleh karena itu SPPI atau Kepala Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) harus menjalankan tugasnya dengan baik agar takaran gizi dalam menu MBG sesuai.
Sekda Pandeglang Asep Rahmat mengatakan, Program MBG ini memastikan gizi anak-anak dan ibu hamil terpenuhi.
“Meningkatkan kesehatan serta mendukung pencegahan stunting. Dan ini menjadi tanggungjawab SPPI memastikan takaran gizi dalam setiap menu MBG,” katanya, Minggu, 8 Maret 2026.
Sekda Asep menegaskan, peran utama SPPI, bertanggungjawab terhadap administrasi, penyediaan distribusi keamanan dan kualitas makanan yang didistribusikan.
“Presiden menetapkan SPPI untuk menjaga transparansi penggunaan anggaran dan standar kebersihan. Seperti halnya konsultannya, yayasan adalah kontraktornya, memastikan gizi anak-anak ibu hamil terpenuhi,” katanya.
Sekda meminta, SPPI, jalankan laksanakan tupoksinya agar MBG ini bisa berjalan sukses. Tidak ada lagi makanan yang dianggap kurang gizinya.
“Sebelum program MBG berjalan, pembentukan SPPI itu sudah lebih dulu dan dilatih oleh Presiden di Universitas Pertahanan. SPPI itu memastikan gizi anak-anak dan ibu hamil,” katanya.
Editor Daru

