PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pondasi jembatan Cisaat, Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang mengalami longsor susulan.
Longsor susulan menyebabkan pondasi jembatan ambrol sehingga untuk sementara waktu jembatan Cisaat berupa jembatan bailey sementara tidak bisa dilalui kendaraan mobil.
Kendaraan mobil sementara tak boleh melintas karena pondasi jembatan Cisaat atau pada bagia abutmen mengalami longsor. Sehingga kalau tak ada larangan mobil melintas khawatir jembatan Bailey sebagai pengganti jembatan sebelumnya putus tak kuat menahan beban berat dan kembali ambruk.
Pengawas Jalan dan Jembatan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Pandeglang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten Mufti mengatakan, jembatan Cisaat, Desa Sinarjaya, tutup sementara.
“Tutup sementara, tapi masih bisa di lalui oleh R2 (sepeda motor),” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 8 Maret 2026.
Penutupan sementara ini karena berdasarkan hasil pengecekan, Abutmen atau kepala jembatan (adalah struktur bangunan bawah yang terletak di kedua ujung jembatan, berfungsi sebagai penopang utama bangunan atas, menahan beban vertikal dan lateral, serta menahan tekanan tanah di belakangnya) bangunan lama runtuh akibat longsor.
Perlu di ketahui bahwa Pemprov Banten untuk penanganan jembatan yang roboh di Desa Sinarjaya itu memberikan bantuan berupa jembatan bailey.
“Hal itu terpisah dengan abutmen yang runtuh sekarang. Dan alhamdulillah jembatan bailey bantuan dari Pak Gubernur masih utuh tidak roboh seperti di beritakan di media lain, jadi yang roboh itu Abutmen nya aja dan itu bangunan lama bukan kita yang bangun,” katanya.
Editor Daru










