• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

23 Tahun BPRS Cilegon Mandiri, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Perluas Akses Layanan Masyarakat

Adam Fadillah by Adam Fadillah
Jumat, 10 April 2026 11:37
in Berita Utama, Cilegon
0
23 Tahun BPRS Cilegon Mandiri, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Perluas Akses Layanan Masyarakat

Direktur Utama BPRS Cilegon Mandiri, Muhammad Yoka Desthuraka (tengah), saat kegiatan tasyakuran 23 tahun BPRS Cilegon Mandiri, Kamis (9/4/2026).

0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Memasuki usia ke-23, PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri terus memperkuat perannya di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mengusung tema empowering community, BPRS Cilegon Mandiri berkomitmen menjadi solusi pembiayaan bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang masih bergantung pada praktik rentenir.

Direktur Utama BPRS Cilegon Mandiri, Muhammad Yoka Desthuraka, menyampaikan bahwa momentum milad ke-23 menjadi ajang refleksi sekaligus percepatan kinerja agar kehadiran BPRS semakin dirasakan masyarakat.

“Di usia ke-23 ini, kami ingin lebih bermanfaat. Fokus kami adalah pemberdayaan masyarakat, terutama di Kota Cilegon,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan visi perusahaan serta dukungan Pemerintah Kota Cilegon agar BPRS lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat lokal.

Saat ini, dukungan terhadap BPRS juga mulai meluas, melibatkan unsur RT/RW, linmas, hingga kader masyarakat yang terhubung dengan layanan BPRS.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah keterlibatan dalam program beasiswa Pemkot Cilegon. BPRS dipercaya sebagai penyalur dana sekaligus mendukung sistem seleksi yang kini menyasar siswa berprestasi sejak jenjang SMA.

“Program ini sangat baik karena menjaring sejak dini. Banyak anak cerdas yang terkendala biaya, dan di sinilah peran kami hadir,” jelasnya.

Selain itu, BPRS juga mulai memperluas jejaring dengan kalangan industri. Melalui forum HRD perusahaan se-Cilegon, BPRS membuka peluang kerja sama dalam pengelolaan dana, pembiayaan, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Namun demikian, Yoka mengakui masih ada tantangan besar, yakni rendahnya tingkat pengenalan BPRS di masyarakat meskipun telah berdiri lebih dari dua dekade.

“Kami jujur, selama ini belum terlalu dikenal luas, padahal sudah 23 tahun. Ini yang sedang kami kejar,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, BPRS kini mengedepankan pendekatan berbasis komunitas. Peran RT dan RW diperkuat sebagai ujung tombak sosialisasi sekaligus penghubung dengan masyarakat, termasuk dalam menjangkau pelaku UMKM di pasar tradisional.

Menurutnya, sektor pasar masih menjadi tantangan tersendiri karena dominasi praktik rentenir yang cukup kuat. Oleh karena itu, BPRS hadir menawarkan alternatif pembiayaan yang lebih sehat dan sesuai prinsip syariah.

“Pasar masih didominasi rentenir. Ini tantangan besar bagi kami. BPRS harus hadir sebagai solusi pembiayaan yang lebih sehat dan sesuai prinsip syariah,” tegasnya.

Dengan dukungan pemerintah, komunitas, dan sektor swasta, BPRS Cilegon Mandiri optimistis dapat memperluas jangkauan layanan serta memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan syariah yang berpihak pada masyarakat kecil.

“Harapan kami, BPRS bisa lebih dikenal, lebih dipercaya, dan benar-benar menjadi bagian dari kehidupan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Mastur Huda

Tags: 23 tahun BPRS CMbank syariahBprs cilegonekonomi cilegonpembiayaan usahaumkm cilegon
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Polda Banten Tanam Jagung Kuartal II, Perkuat Ketahanan Pangan dan Sinergi dengan Masyarakat

Next Post

Empat Camat di Lebak Pensiun pada 2026

Next Post
Empat Camat di Lebak Pensiun pada 2026

Empat Camat di Lebak Pensiun pada 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Benyamin Minta UIN dan Yayasan Tahan Diri, Sengketa Jangan Ganggu Belajar Siswa

Benyamin Minta UIN dan Yayasan Tahan Diri, Sengketa Jangan Ganggu Belajar Siswa

by Syaiful Adha
Selasa, 1 September 2026 17:24
0

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie.

Ilp Makmur Dorong Pemprov Banten Cetak Petani Muda Jadi Pengusaha Pertanian

Ilp Makmur Dorong Pemprov Banten Cetak Petani Muda Jadi Pengusaha Pertanian

by Yusuf Permana
Selasa, 1 September 2026 17:18
0

Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.