KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Seniman muda asal Tangerang, Diandra Lamees, berhasil meraih Grand Prize dalam ajang MR. D.I.Y Art Competition 2025. Kemenangan tersebut diraih melalui karya seni keramik yang mengangkat pengalaman personal dan kehidupan sehari-hari.
Diandra, yang akrab disapa Didi, merupakan lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung dengan fokus pada seni keramik. Minatnya pada dunia seni telah tumbuh sejak kecil hingga akhirnya ditekuninya secara profesional.
Karya yang mengantarkannya menjadi juara berjudul Upacara Imlek Versiku. Melalui instalasi keramik yang dipadukan dengan elemen visual lainnya, Diandra menampilkan refleksi tentang tradisi, identitas, dan pengalaman personal dalam memaknai perayaan Imlek.
“Awalnya saya ikut kompetisi ini untuk mencari pengalaman. Waktu itu baru lulus dan belum punya biaya untuk pameran tunggal, jadi saya mencoba ikut kompetisi,” ujar Diandra di Universitas Multimedia Nusantara, Kota Tangsel, Rabu 29 April 2026.
Ia menambahkan, tema kompetisi sangat sesuai dengan eksplorasi karyanya, sehingga menjadi momentum yang tepat untuk berpartisipasi.
Proses kompetisi dimulai dari tahap submission, kemudian diseleksi menjadi finalis. Karya finalis dipamerkan sebelum akhirnya diumumkan pemenang pada malam penghargaan.
“Dari submission diseleksi, masuk final, lalu karya dipamerkan. Beberapa hari kemudian baru diumumkan pemenangnya,” jelasnya.
Kemenangan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Diandra. Selain meningkatkan kepercayaan diri, pencapaian tersebut juga membuka peluang baru, termasuk memperluas relasi dan kesempatan pameran seni.
Dalam berkarya, Diandra dikenal mengeksplorasi medium keramik sebagai ekspresi emosi, serta menggabungkannya dengan ilustrasi untuk memperkuat narasi visual.
Dukungan keluarga serta bimbingan mentor seperti Harishazka Fauzan turut berperan dalam perjalanan kreatifnya. Pendekatan eksploratif tersebut memperkaya karakter visual dalam setiap karyanya.
Ke depan, Diandra berencana menggelar pameran tunggal dan membawa karya seni keramiknya ke tingkat internasional.
“Ke depan saya ingin terus berkarya dan membawa seni keramik Indonesia ke audiens yang lebih luas,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda










