CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) oleh Krakatau Steel Group melalui PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) kembali menyasar masyarakat Cilegon. Kali ini, warga Lingkungan Sukun, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Junariyah mendapatkan bantuan tersebut.
Junariyah tinggal bersama suami dan tiga orang anak di rumah yang bahkan pernah roboh dan dibangun kembali secara swadaya oleh masyarakat. Meski telah berdiri kembali, kondisi rumah masih jauh dari kata layak. Rumah tersebut tidak memiliki fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai, tanpa WC.
Selain itu, lantai rumah masih berupa tanah tanpa plafon dan dapur yang layak. Untuk memasak, Junariyah masih menggunakan tungku tradisional dari tanah liat.
Community Development Manager PT Krakatau Steel Group, Andri mengatakan, program ini merupakan bagian dari Rutilahu bersama TNI melalui program TMMD Kodim 0623 Cilegon. “Kegiatan hari ini dalam rangka program Rutilahu dari Krakatau Steel Group, berkolaborasi dengan TMMD Kodim 0623 Cilegon untuk melakukan perbaikan rumah tidak layak huni di Kelurahan Tegal Ratu,” ujarnya usai peresmian, Kamis, 30 April 2026.
Ia menjelaskan, rumah yang diperbaiki sebelumnya tidak memiliki sanitasi yang layak serta belum memenuhi standar hunian sehat. “Rumah ini tidak memiliki sanitasi yang layak, tidak ada WC, lantai masih tanah, belum ada plafon maupun dapur. Karena itu, kami berkomitmen melakukan perbaikan agar rumah ini layak sebagai tempat tinggal,” jelasnya.
Sementara itu, Corporate Communication and Stakeholder Relation Manager PT KBS, Edi Hermansyah menuturkan, program ini merupakan bentuk sinkronisasi program CSR perusahaan dengan kebutuhan masyarakat sekitar. “Kami melakukan sinkronisasi program Krakatau Steel Group, karena ini berada di lingkungan ring satu KBS. Kami berharap program CSR ini memberikan manfaat positif dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Junariyah mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia berharap kondisi rumahnya kini bisa lebih layak dan nyaman baginya bersama keluarga. “Terima kasih, saya tinggal di sini bersama suami dan tiga orang anak. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.
Editor : Rostinah











