KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan kesiapan pelaksanaan Porprov Banten 2026 dengan total 58 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.
Penetapan jumlah cabor tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Umum KONI Banten Nomor 43 yang ditandatangani pada 23 April 2026.
Ketua KONI Banten, Agus Rasyid, mengatakan keputusan ini merupakan hasil proses panjang, mulai dari tahap usulan, evaluasi, hingga pembahasan bersama berbagai pihak.
Ia juga mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah. Menurutnya, penetapan cabor bukan proses sederhana karena melalui tahapan yang cukup intensif.
“Saya menyampaikan terima kasih atas persiapan yang telah dilakukan. Ini melalui proses panjang hingga menghasilkan cabang olahraga yang akan dipertandingkan,” ujarnya saat pengumuman di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Kamis, 30 April 2026.
Agus menegaskan, keberhasilan Porprov tidak hanya diukur dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga harus mencakup prestasi dan administrasi.
“Bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga harus sukses prestasi dan administrasi. Atlet harus dipersiapkan dengan baik, dan pengelolaan anggaran harus transparan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, memastikan kesiapan daerahnya dalam menggelar Porprov. Ia menjelaskan, awalnya panitia mengusulkan 52 cabor, namun setelah evaluasi bersama KONI Banten, jumlahnya bertambah menjadi 58 cabor.
“Kami siap melaksanakan. Penambahan ini justru membuka lebih banyak ruang bagi atlet untuk berkembang,” ujarnya.
Pilar menambahkan, Porprov menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet menuju ajang yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional.
Karena itu, seluruh persiapan dilakukan secara maksimal, termasuk rencana peluncuran resmi pada awal Mei 2026. Selain itu, Pemkot Tangsel juga tengah menyiapkan berbagai elemen pendukung seperti logo, maskot, dan jingle Porprov.
Ia menegaskan, seluruh elemen tersebut harus merupakan karya asli seniman, bukan hasil kecerdasan buatan.
“Saya ingin semua dibuat oleh manusia, oleh seniman. Ini harus menjadi karya asli yang membanggakan,” tegasnya.
Di sisi lain, KONI Banten juga menargetkan langkah lebih besar dengan mencalonkan diri sebagai tuan rumah PON 2031. Agus Rasyid menyebut, pihaknya terus membangun komunikasi dan menggalang dukungan dari berbagai provinsi.
“Jika Banten terpilih, ini akan menjadi sejarah bagi provinsi kami dan momentum untuk meningkatkan infrastruktur serta prestasi olahraga,” katanya.
Dengan sinergi antara KONI Banten dan Pemkot Tangerang Selatan, Porprov Banten 2026 diharapkan tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga daerah, tetapi juga menjadi pijakan penting dalam meningkatkan prestasi atlet serta memperkuat posisi Banten di tingkat nasional.
Editor: Mastur Huda











