SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang terus berupaya meningkatkan produksi pangan sekaligus mewujudkan swasembada pangan melalui berbagai program strategis, salah satunya pembangunan lumbung pangan desa.
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, mengatakan saat ini terdapat 12 lumbung pangan desa yang telah beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Serang. Lumbung pangan tersebut berfungsi sebagai tempat penyimpanan sebagian hasil panen petani sekaligus mendukung kemandirian pangan di tingkat desa.
Pada tahun 2026, DKPP Kabupaten Serang berencana menambah satu unit lumbung pangan desa yang akan dibangun di Kecamatan Padarincang.
“Pembangunannya direncanakan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua tahun ini. Sebelumnya, lumbung pangan yang sudah dibangun tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Tanara, Pontang, Ciruas, dan beberapa wilayah lainnya,” kata Suhardjo, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, keberadaan lumbung pangan desa tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil panen, tetapi juga diharapkan menjadi pusat ekonomi masyarakat desa sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.
Suhardjo menjelaskan, lumbung pangan akan menyerap sebagian hasil panen petani saat musim panen tiba. Cadangan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan pada masa tanam hingga menjelang panen berikutnya.
“Biasanya setelah panen, seluruh hasilnya langsung dijual tanpa disisihkan untuk kebutuhan sendiri. Akibatnya, beberapa waktu kemudian mereka justru harus membeli beras. Ketika harga beras naik, mereka ikut terdampak,” ujarnya.
Karena itu, keberadaan lumbung pangan desa diharapkan mampu menjamin ketersediaan pangan masyarakat serta membantu petani menghadapi fluktuasi harga beras di pasaran.
Selain itu, sejumlah lumbung pangan desa yang telah beroperasi juga mulai menjalin kerja sama dengan Perum Bulog. Melalui kerja sama tersebut, lumbung pangan berperan sebagai mitra pengolahan atau maklon Bulog untuk mendukung penyerapan hasil panen petani.
“Dengan pola kerja sama ini, petani bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik untuk hasil panennya, sementara lumbung pangan desa juga menjadi lebih produktif dan berdaya secara ekonomi,” jelasnya.
DKPP Kabupaten Serang berharap pengembangan lumbung pangan desa dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung program swasembada pangan nasional.
Editor: Mastur Huda











