PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 3 meter di wilayah perairan selatan Banten.
Termasuk juga perairan selatan Pandeglang dan Lebak, yang berlaku dari tanggal 27 hingga 30 Juni 2026.
Bahkan untuk wilayah Samudra Hindia selatan Banten, tinggi gelombang maksimum bisa menyentuh 3,7 meter.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang Nana Mulyana mengatakan, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi.
“Waspada gelombang tinggi perairan laut wilayah selatan Banten. Tinggi Gelombang antara 2,5 sampai 3 meter,” katanya, Sabtu, 27 Juni 2026.
Peringatan dini tinggi gelombang berlaku dalam rentang waktu 27-30 Juni. Kepada para nelayan tradisonal, operator kapal motor, dan wisatawan pantai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan penuh demi keselamatan.
“Para nelayan, utamanya yang berlayar menggunakan perahu kecil agar tetap waspada demi keselamatan pelayaran. Perahu kecil sangat berisiko tinggi jika memaksakan melaut pada kecepatan angin di atas 15 knot dan tinggi gelombang melebihi 1,25 meter,” katanya.
Harap waspada juga kapal besar ketika kecepatan angin lebih dari 21 knot dengan tinggi gelombang melebihi 2,5 meter.
“Apabila gelombang tinggi, kami mengimbau kepada nelayan sebaiknya tidak memaksakan diri mencari ikan ke tengah laut. Selama periode puncak gelombang ini,” katanya.
Penggerak Wisata TNUK Kipong Buyaz mengungkapkan, kondisi perairan selatan Banten sementara ini dalam kondisi aman.
“Kondisi perairan selatan Pandeglang saat ini dalam kondisi aman,” katanya.
Editor: Abdul Razak











