CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Banten meminta kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Cilegon periode 2026–2031 segera memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari konsolidasi internal sekaligus memperkuat mesin partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Pesan itu disampaikan Ketua DPW PPP Banten Neng Siti Julaeha usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PPP Kota Cilegon kepada Ketua DPC PPP Kota Cilegon Tohir yang didampingi Sekretaris DPC PPP Kota Cilegon Erza Erdiansyah di Laras Garden Resto, Rabu, 1 Juli 2026.
Neng mengatakan, setelah kepengurusan definitif terbentuk, pengurus baru memiliki tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang lebih solid sekaligus meningkatkan capaian politik PPP di Kota Cilegon.
“Harapan kami DPC PPP Kota Cilegon bisa menambah kursinya pada Pemilu 2029. Yang paling penting hari ini kita semua bersyukur karena SK kepengurusan sudah diterima,” katanya.
Menurut Neng, kepengurusan yang baru harus memaknai jabatan sebagai amanah organisasi, bukan sebagai kemenangan kelompok tertentu.
“Ini bukan sekadar adu ego bahwa kelompok kita yang kuat atau bagaimana. Ini amanah yang diberikan kepada Kang Tohir dan Pak Erza. Amanah ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah agenda yang harus segera diselesaikan oleh kepengurusan baru, di antaranya melaporkan susunan kepengurusan kepada KPU dan Bawaslu serta menyelenggarakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) paling lambat tiga bulan setelah Muscab.
Selain itu, Neng juga mendorong DPC PPP Kota Cilegon memiliki sekretariat permanen sebagai bagian dari penguatan kelembagaan partai.
“Kalau tadi belum punya sekretariat, saya ingin ke depan tidak sekadar ngontrak,” tuturnya.
Terkait dinamika yang masih berkembang di internal PPP Kota Cilegon, Neng memilih tidak memberikan tanggapan lebih jauh. Menurutnya, proses yang sedang berjalan telah diketahui publik dan tidak perlu lagi diperdebatkan.
“Saya kira teman-teman wartawan juga sudah mengikuti proses hukum yang sedang berjalan di PPP. Saya rasa tidak perlu dijelaskan panjang lebar lagi,” katanya.
Neng berharap seluruh pengurus segera bekerja menjalankan amanah organisasi serta memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan, pengurus anak cabang, dan ranting sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029.*
Editor : Krisna Widi Aria











