KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Sinar Mas Land terus memperkuat ekosistem pendidikan berkelas dunia di BSD City dengan menjalin kerja sama strategis bersama Monash University Indonesia dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kolaborasi tersebut diumumkan dalam ajang Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City pada 22-25 Juni 2026.
Sebagai World-Class Education and Innovation Township, BSD City dipercaya menjadi tuan rumah GSDC 2026 yang dihadiri lebih dari 5.000 peserta dari 120 negara. Forum internasional ini mempertemukan pemimpin perguruan tinggi, pemerintah, pelaku industri, hingga organisasi global untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap mengatakan, keikutsertaan Sinar Mas Land dalam GSDC 2026 merupakan wujud komitmen perusahaan menjadikan BSD City sebagai kawasan yang mengedepankan keberlanjutan melalui pendidikan, teknologi, dan inovasi bertaraf internasional.
“Lebih dari sekadar pengembangan kawasan, kami memposisikan BSD City sebagai destinasi global untuk pertukaran ide dan penyelenggaraan berbagai agenda internasional yang mendorong kolaborasi lintas sektor. Kami juga bangga meresmikan kerja sama dengan Monash University Indonesia dan Universiti Kebangsaan Malaysia,” ujar Irawan dalam keterangan resminya, Sabtu, 4 Juli 2026.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan visi Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan berstandar internasional.
Kerja sama dengan Monash University Indonesia ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Sinar Mas Land dan perguruan tinggi tersebut. Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan pendidikan, penelitian, talenta digital, hingga kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Deputy Group CEO Investment International Tech & Emerging Sinar Mas Land, Ferdinand Sadeli, bersama Pro Vice-Chancellor and President Monash University Indonesia, Professor Matthew Nicholson.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari rencana pengembangan AI Center of Excellence di BSD City yang diharapkan mampu melahirkan inovasi berbasis AI untuk mendukung pengembangan kota pintar (smart city), industri, serta kebutuhan masyarakat di masa depan.
Selain Monash University Indonesia, Sinar Mas Land juga menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan Universiti Kebangsaan Malaysia. Dokumen kerja sama ditandatangani Ferdinand Sadeli bersama Vice-Chancellor Universiti Kebangsaan Malaysia, Professor Dato’ Dr. Sufian bin Jusoh.
Kerja sama ini menjadi langkah awal pengembangan kolaborasi di bidang akademik, riset, inovasi, medis, dan kesehatan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) BSD City.
Dalam rangkaian GSDC 2026, Sinar Mas Land melalui Digital Hub juga menerima lebih dari 20 delegasi internasional untuk mengikuti city tour dan melihat langsung perkembangan BSD City serta kawasan D-HUB SEZ sebagai pusat inovasi dan teknologi.
Saat ini, BSD City telah berkembang sebagai salah satu pusat pendidikan terbesar di Indonesia dengan lebih dari 233 institusi pendidikan. Kawasan tersebut menaungi lebih dari 64 lembaga pendidikan prasekolah, sekitar 150 sekolah dasar hingga menengah, serta sembilan perguruan tinggi.
Sejumlah institusi pendidikan internasional yang telah beroperasi di BSD City antara lain Monash University Indonesia, ACS Jakarta, Wellington College Independent School Jakarta, dan Binus ASO, memperkuat posisi BSD City sebagai destinasi pendidikan berkelas dunia.
Editor: Mastur Huda











