SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Banten, siap menjadi tuan rumah untuk program kampung Hortikultura tahun 2026.
Program ini merupakan program inisiatif Kementerian Pertanian (Kementan) yang mengusung konsep One Village One Variety (OVOV) untuk mengoptimalkan kawasan budidaya buah, sayur, tanaman obat, dan tanaman hias.
Program Hortikultura fokus pada peningkatan kualitas hulu-hilir, ketahanan pangan, hingga pengendalian inflasi di berbagai daerah.
“Banyak kegiatan yang akan kami laksanakan diantaranya, kampung Hortikultura, penanaman cabai, memberikan bibit lele dan kegiatan seminar dengan Perbankan dan sejumlah program lainya,” ucap ketua DPD IWAPI Provinsi Banten, Renny Fonda usai melakukan audiensi dengan istri Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, Irna Narulita yang sekaligus Sebagai Dewan Pembina IWAPI Provinsi Banten, Irna Narulita, di ruang transit gedung Wakil Gubernur Banten, KP3B, Jumat 10 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, Renny menyatakan, IWAPI Banten siap menjadi tuan rumah program kampung Hortikultura tahun 2026. “Insya Allah DPD IWAPI Banten siap melaksanakan event terbesar ini demi kemakmuran ibu-ibu IWAPI ataupun pengusaha-pengusaha perempuan yang ada di Banten,” ucap Renny.
Renny menyampaikan, program Holtikultura ini merupakan program DPP IWAPI yang berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian.
“Program Hortikultura ini merupakan salah satu program DPP IWAPI yang bekerjasama dengan Kementerian Pertanian. Untuk Provinsi Banten mendapatkan bantuan 33 ribu bibit cabe secara gratis dari Kementerian Pertanian,” ujar Renny.
Dimana kata Renny, acara yang akan dilakukan secara Hybrid ini yang direncanakan akan difokuskan di Provinsi Banten. ” Pelaksanaanya Insya Allah akan dihadiri ibu-ibu IWAPI dan ibu-ibu pengusaha di Indonesia,” ucap Renny.
Sementara, Dewan Pembina IWAPI Provinsi Banten, Irna Narulita mengapresiasi DPD IWAPI Banten yang baru sebulan dibentuk sudah memiliki banyak program yang akan dilakukan untuk mendukung pengusaha perempuan di Banten.
“IWAPI Banten dibawah kepemimpinan Bu Renny semoga bisa maksimal dan bisa menghimpun pengusaha perempuan di Banten, bisa punya akses ke perbankan, memiliki tujuan usaha dan berbagai usaha untuk pengusaha perempuan,” ucap Irna.
Irna meminta kepada IWAPI Banten, untuk terus meningkat relasi, kemampuan, kemandirian dan para pengusaha perempuan bukan hanya di IWAPI saja . Namun, IWAPI bisa bergerak di tingkat Desa dan Kecamatan yang ada di Banten.
“Di situ IWAPI bisa memberikan kontribusi PDRB triliunan yang bisa berangkat dari usaha mikro dan usaha kecil yang ada di desa-desa,” ujar Irna.
Apalagi kata Irna, seluruh perempuan yang tergabung dalam IWAPI Banten ini merupakan para pengusaha yang profesional di bidangnya masing-masing.
“Ada di bidang kontraktor, bidang kesehatan, ada profesor yang semua di IWAPI ini ada dan bagaimana caranya bisa mensejahterakan perempuan-perempuan yang hebat di Banten. Sehingga, para perempuan tidak lagi berada di bawah, karena perempuan juga bisa diatas untuk membantu banyak orang kalau kita mampu dari segi Fiskal kita,” katanya.
Editor: Abdul Rozak








