PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distapang) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 686 hektare lahan sawah di Kabupaten Pandeglang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Lahan yang mengalami kekeringan tersebut tersebar di 11 kecamatan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distapang Kabupaten Pandeglang, Nuridawati, mengatakan musim kemarau berdampak terhadap lahan pertanian di sejumlah wilayah.
“Yang terkena dampak seluas 686 hektare. Yang terselamatkan karena sudah waktunya panen sebanyak 590 hektare,” katanya, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurutnya, masih terdapat 96 hektare lahan sawah yang terdampak kekeringan dan memerlukan penanganan lebih lanjut.
“Sebanyak 686 hektare lahan sawah terdampak kekeringan berdasarkan laporan dari 11 kecamatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan sawah yang terdampak tersebar di Kecamatan Munjul seluas 420 hektare yang saat ini telah dipanen, Kecamatan Angsana 170 hektare yang juga telah dipanen, Kecamatan Sukaresmi 30 hektare, Kecamatan Pagelaran 25 hektare, Kecamatan Patia 22 hektare, Kecamatan Sindangresmi 6 hektare, Kecamatan Picung 5 hektare, Kecamatan Labuan 3 hektare, Kecamatan Menes 3 hektare, Kecamatan Cikeusik 1 hektare, dan Kecamatan Cigeulis 1 hektare.
“Data ini merupakan laporan per Kamis, 16 Juli 2026, berdasarkan hasil pemantauan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT),” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











