LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 373 koperasi di Kabupaten Lebak tercatat tidak aktif. Dari total 1.521 koperasi yang terdaftar, hanya 1.148 koperasi yang masih aktif beroperasi di daerah yang dipimpin Bupati Hasbi Jayabaya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Koperasi dan UKM terus melakukan pembinaan terhadap koperasi yang masih aktif agar mampu berkembang dan memberikan manfaat bagi para anggotanya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, mengatakan pihaknya terus menginventarisasi keberadaan koperasi yang tidak aktif sekaligus melakukan evaluasi terhadap koperasi yang masih berjalan.
“Evaluasi dan monitoring perlu dilakukan terhadap koperasi-koperasi yang ada. Program pembinaan oleh Dinas Koperasi dan UKM dilakukan melalui pengawasan, penyuluhan, serta pendidikan dan pelatihan (diklat) maupun bimbingan teknis (bimtek),” kata Imam, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Menurutnya, koperasi memiliki peluang untuk bersaing dengan badan usaha lainnya apabila dikelola secara modern dan profesional.
“Dengan pengelolaan yang baik, usaha koperasi dapat berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya,” ujarnya.
Imam menyebutkan, hingga tahun 2026 terdapat 1.148 koperasi aktif dari total 1.521 koperasi yang terdaftar di Kabupaten Lebak.
“Saat ini terdapat 1.148 koperasi aktif dari total 1.521 koperasi. Artinya, masih ada 373 koperasi yang tidak aktif,” katanya.
Ia menjelaskan, sepanjang 2025 terdapat penambahan 437 koperasi baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 344 merupakan Koperasi Desa Merah Putih.
“Sedangkan sisanya merupakan koperasi dengan jenis lainnya,” jelasnya.
Menurut Imam, Pemkab Lebak memberikan perhatian besar terhadap perkembangan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keberadaan koperasi dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat karena selama ini dikenal sebagai sokoguru perekonomian nasional.
“Koperasi yang aktif terus kami bina dengan melibatkan mereka dalam berbagai pelatihan kewirausahaan. Kami juga mendorong agar koperasi mampu mengembangkan usaha-usaha produktif lainnya demi meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi










