Home Kabupaten Serang

Sembilan Desa di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 91,5 Ribu Liter Air Bersih

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 5 Agustus 2026 11:10
in Kabupaten Serang
0
Sembilan Desa di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 91,5 Ribu Liter Air Bersih

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memimpin rapat Forkopimda yang membahas penanganan kekeringan di Kabupaten Serang.

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Serang mulai memicu kekeringan di sejumlah wilayah. Hingga awal Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat sembilan desa di lima kecamatan terdampak kekeringan, dengan total sekitar 6.745 kepala keluarga (KK) mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Serang, desa yang terdampak meliputi Desa Mekarsari, Walikukun, Ragas Masigit, dan Teras di Kecamatan Carenang; Desa Domas dan Wanayasa di Kecamatan Pontang; Desa Bojong Nangka di Kecamatan Petir; Desa Cakung di Kecamatan Binuang; serta Desa Pontang Legon di Kecamatan Tirtayasa.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan persoalan kekeringan menjadi salah satu pembahasan utama dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang. Menurutnya, fenomena El Nino Gozila memicu kemarau panjang yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Ia mengungkapkan, beberapa desa telah mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD Kabupaten Serang. Pemerintah daerah pun langsung mengoordinasikan langkah penanganan bersama BPBD dan berbagai pemangku kepentingan.

“BPBD sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Banten maupun dengan perusahaan untuk menyuplai air bersih kepada warga kami yang mengalami kesulitan air bersih,” kata Zakiyah, Selasa, 4 Agustus 2026.

Selain menyalurkan bantuan air bersih, Pemkab Serang juga meminta BPBD melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Tentunya muaranya, kami menginginkan agar warga kami tidak mengalami kekurangan air bersih. Kami juga melakukan pemetaan terhadap langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” tegasnya.

Meski jumlah wilayah terdampak terus bertambah, Zakiyah menilai kondisi kekeringan masih dapat dikendalikan. Karena itu, Pemkab Serang belum menetapkan status darurat bencana.

“Kita lihat kemungkinan itu, namun sampai saat ini belum kami lakukan karena kondisinya masih bisa kita tangani. Kalau keadaannya semakin meluas, tentunya kami akan tetapkan status darurat bencana,” ujarnya.

Selain kekeringan, Zakiyah meminta BPBD meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau. Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan air sebijak mungkin. Kedua, jangan melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan pihaknya terus memperluas upaya penanganan melalui koordinasi dengan pemerintah, perusahaan, dan organisasi kemasyarakatan.

Menurut Ajat, hingga saat ini BPBD telah menyalurkan 15 tangki air bersih atau sekitar 91.500 liter kepada masyarakat terdampak.

“Total ada sebanyak 15 tangki air bersih atau sekitar 91,5 ribu liter air bersih yang sudah disalurkan kepada warga Kabupaten Serang. Kami juga dibantu perusahaan dan organisasi kemasyarakatan seperti Paguyuban Urang Banten,” katanya.

Untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang semakin meluas, BPBD juga menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama TNI, Polri, BMKG, serta berbagai unsur organisasi masyarakat.

“Kami memaparkan kondisi terkini di Kabupaten Serang, mengidentifikasi wilayah terdampak kekeringan, kemudian menetapkan daerah prioritas penanganan,” ujarnya.

Ajat menambahkan, BPBD telah menyiapkan logistik, peralatan, dan personel untuk mendukung penanganan kekeringan.

“Intinya, kami berkolaborasi lintas sektor untuk penanganan kekeringan di Kabupaten Serang,” tegasnya.

Editor : Aas Arbi

Tags: bantuan air bersihBPBD Kabupaten Serangkabupaten serangKekeringankekeringan kabupaten serangMusim KemarauPemkab Serang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Miliki Sistem IPAL Canggih, IKPP Pastikan Limbah Cair yang Diolah Sesuai Baku Mutu

Next Post

Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026, Dukung Kolaborasi Industri Jasa Keuangan

Next Post
Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026, Dukung Kolaborasi Industri Jasa Keuangan

Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026, Dukung Kolaborasi Industri Jasa Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026, Dukung Kolaborasi Industri Jasa Keuangan

Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026, Dukung Kolaborasi Industri Jasa Keuangan

by Redaksi
Rabu, 5 Agustus 2026 11:21
0

JAKARTA – bank bjb menjadi sponsor utama penyelenggaraan Liga Jasa Keuangan (LJK) bank bjb 2026 yang resmi dibuka di Jakarta...

Sembilan Desa di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 91,5 Ribu Liter Air Bersih

Sembilan Desa di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 91,5 Ribu Liter Air Bersih

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 5 Agustus 2026 11:10
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Serang mulai memicu kekeringan di sejumlah wilayah. Hingga awal Agustus 2026, Badan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.