SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Persediaan buffer stok logistik untuk penanganan kebencanaan di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang mulai menipis. Pasalnya, pada tahun ini Dinsos Kabupaten Serang sudah banyak mendistribusikan pada saat bencana alam terjadi pada awal tahun 2026.
Dinsos Kabupaten Serang pun melakukan upaya untuk mencari jalan agar kebutuhan masyarakat saat terjadi bencana alam bisa tetap terpenuhi. Salah satunya ialah dengan menggandeng swasta dan pemerintah provinsi sehingga kebutuhan bisa tetap terpenuhi.
Kepala Dinsos Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian, mengatakan kondisi stok logistik seperti beras, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya memang terus berkurang. Pasalnya, pada penanganan bencana sebelumnya, banyak bantuan yang telah didistribusikan.
Kendati demikian, Yadi memastikan situasi tersebut masih dalam tahap terkendali, karena sejauh ini belum ada permintaan khusus terkait penanganan bencana kekeringan, yang masuk lebih banyak terkait kebakaran rumah dan rumah roboh.
“Untuk buffer stok memang saat ini mulai menipis, tetapi belum ada permintaan bantuan sembako dari wilayah yang terdampak kekeringan. Selama ini yang minta bantuan dari kecamatan, itu pun kejadian kebakaran atau rumah roboh, jadi masih terkendali untuk buffer stok,” katanya, Senin 10 Agustus 2026.
Yadi mengatakan, pengajuan penambahan buffer stok bencana sudah dipersiapkannya untuk menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi pada saat akhir tahun.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Banten, serta pihak terkait lainnya termasuk swasta, agar kebutuhan masyarakat saat bencana nanti bisa terpenuhi.
“Keterbatasan buffer stok bencana kini menjadi perhatian kami, untuk bisa menghadapi potensi bencana termasuk kekeringan. Kami terus berusaha berkoordinasi, dengan pemerintah pusat dan provinsi serta pihak lainnya, agar dapat membantu kebutuhan di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Dalam penanganan kekeringan, Yadi mengaku, sudah berkoordinasi dengan Pemprov Banten, untuk bisa memberikan pinjaman mobil tangki air supaya bisa mendistribusikan air bersih ke wilayah kekeringan.
Karena Dinsos Kabupaten Serang saat ini hanya memiliki satu unit mobil tangki air, namun kondisinya perlu perbaikan karena sudah lama tidak beroperasi, dan sementara ini distribusi air bersih ke wilayah kekeringan dibantu PDAM Tirta Al Bantani dan Polres Serang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Banten, mereka mau meminjamkannya untuk bisa mengangkut air bersih ke wilayah kekeringan. Karena selama ini, alhamdulillah sudah banyak yang membantu,” ucapnya.
Editor: Abdul Rozak

