Aksi Petisi Darah, Gubernur Banten Akan Kunjungi Warga Kampung Buluh
PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni dikabarkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Kunjungan kerja Gubernur Banten menuju Kampung Buluh berdasarkan informasi, Rabu, 12 Agustus 2026.
Kampung Buluh merupakan salah satu dari lima kampung yang menjadi tempat warga melakukan aksi petisi darah sebagai bentuk protes karena kesal melihat akses jalan sudah puluhan tahun dalam kondisi rusak.
Aksi petisi darah sebagai bentuk aksi spontan perbaikan jalan kepada Gubernur Banten Andra Soni.
Protes ekstrem berupa aksi petisi darah dengan tanda tangan cap darah dalam surat terbuka untuk Gubernur Banten yang dilakukan secara spontan oleh warga pada hari Kamis, 18 Juni 2026 lalu.
Adapun lima kampung melakukan petisi darah ialah Kampung Buluh, Kampung Cikadu, Kampung Cikiray, Kampung Tagelan dan Kampung Cijaralang, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Mereka kompak mendesak Gubernur Banten dapat segera memperbaiki jalan.
Pada saat ini akses jalan penghubung Kampung Buluh, Kampung Cikiray, dan Kampung Cikadu, Kampung Tagelan, dan Kampung Cijaralang dalam kondisi rusak sudah puluhan tahun. Sehingga tidak ramah bagi anak, ibu hamil, orang sakit, serta menghambat distribusi hasil bumi pertanian warga.
Petisi darah dipilih sebagai simbol betapa mendesaknya perbaikan jalan yang sudah lama dinanti. Oleh karena itu warga membuat surat terbuka untuk Gubernur Banten yang telah ditandatangani cap darah.
Kondisi jalan rusak parah dan hancur kurang lebih sepanjang 4 kilometer.
Salah satu warga Kampung Buluh, Sujana mengatakan, kalau ia mendapatkan informasi kalau Gubernur Banten akan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Buluh.
“Pertama menindaklanjuti aksi petisi darah dan surat terbuka kepada Gubernur Banten. Soal permohonan perbaikan jalan,” katanya, Selasa, 11 Agustus 2026.
Warga tentu menyambut baik kedatangan Gubernur Banten menuju Kampung Buluh. Dapat melihat secara langsung kondisi jalannya.
“Semoga saja beliau tidak berhalangan hadir. Karena warga sudah siap menggelar doa bersama, babacakan timbel, kendang penca dan oleh-oleh hasil bumi,” katanya.
Lebih lanjut, Sujana mengungkapkan, selain warga, akan menanyakan secara langsung kaitan kepastian waktu pembangunan jalan. Apakah pada tahun 2026 ini ataukah masuk skala prioritas pada tahun anggaran 2027.
“Karena kalau dari informasi kami terima pada tahun ini baru buat RAB dan tahun 2027 realisasinya. Tapi untuk kepastiannya kita akan tanyakan langsung pada beliau esok hari,” katanya.
Editor: Agus Priwandono
PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten, Andra Soni, dikabarkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Kampung Buluh merupakan salah satu dari lima kampung yang menjadi tempat warga melakukan aksi petisi darah sebagai bentuk protes karena kesal melihat akses jalan sudah puluhan tahun dalam kondisi rusak.
Aksi petisi darah sebagai bentuk aksi spontan perbaikan jalan kepada Gubernur Banten Andra Soni.
Protes ekstrem berupa aksi petisi darah dengan tanda tangan cap darah dalam surat terbuka untuk Gubernur Banten yang dilakukan secara spontan oleh warga pada hari Kamis, 18 Juni 2026 lalu.
Adapun lima kampung melakukan petisi darah ialah Kampung Buluh, Kampung Cikadu, Kampung Cikiray, Kampung Tagelan dan Kampung Cijaralang, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Mereka kompak mendesak Gubernur Banten dapat segera memperbaiki jalan.
Pada saat ini akses jalan penghubung Kampung Buluh, Kampung Cikiray, dan Kampung Cikadu, Kampung Tagelan, dan Kampung Cijaralang dalam kondisi rusak sudah puluhan tahun. Sehingga tidak ramah bagi anak, ibu hamil, orang sakit, serta menghambat distribusi hasil bumi pertanian warga.
Petisi darah dipilih sebagai simbol betapa mendesaknya perbaikan jalan yang sudah lama dinanti. Oleh karena itu warga membuat surat terbuka untuk Gubernur Banten yang telah ditandatangani cap darah.
Kondisi jalan rusak parah dan hancur kurang lebih sepanjang 4 kilometer.
Salah satu warga Kampung Buluh, Sujana mengatakan, kalau ia mendapatkan informasi kalau Gubernur Banten akan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Buluh.
“Pertama menindaklanjuti aksi petisi darah dan surat terbuka kepada Gubernur Banten. Soal permohonan perbaikan jalan,” katanya, Selasa, 11 Agustus 2026.
Warga tentu menyambut baik kedatangan Gubernur Banten menuju Kampung Buluh. Dapat melihat secara langsung kondisi jalannya.
“Semoga saja beliau tidak berhalangan hadir. Karena warga sudah siap menggelar doa bersama, babacakan timbel, kendang penca dan oleh-oleh hasil bumi,” katanya.
Lebih lanjut, Sujana mengungkapkan, selain warga, akan menanyakan secara langsung kaitan kepastian waktu pembangunan jalan. Apakah pada tahun 2026 ini ataukah masuk skala prioritas pada tahun anggaran 2027.
“Karena kalau dari informasi kami terima pada tahun ini baru buat RAB dan tahun 2027 realisasinya. Tapi untuk kepastiannya kita akan tanyakan langsung pada beliau esok hari,” katanya.
Editor: Agus Priwandono

