CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Sebanyak 160 wirausaha muda di Kota Cilegon mengikuti pembinaan yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon.
Pembinaan tersebut mencakup empat subsektor, mulai dari kuliner, fashion, kriya hingga konten kreator.
Kegiatan Pembinaan Wirausaha Muda 2026 itu berlangsung selama dua hari di Aula Stadion Geger Cilegon, Rabu 12 Agustus 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya Dispora mendorong pelaku usaha muda agar mampu mengembangkan bisnis yang telah mereka rintis.
Kepala Dispora Kota Cilegon, Sakri Jasiman mengatakan, 160 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan wirausaha muda yang telah memiliki usaha, baik yang masih dalam tahap merintis maupun sedang mengembangkan bisnis.
“Kegiatan hari ini pembinaan wirausaha muda terdiri dari 160 peserta, empat subsektor selama dua hari,” kata Sakri.
Empat subsektor yang menjadi fokus pembinaan tersebut yakni kriya, fashion, kuliner dan konten kreator.
Sakri menjelaskan, pembinaan tahun ini tidak hanya memberikan materi kewirausahaan.
Peserta juga mendapatkan pendampingan dari sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan usaha.
Salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut yakni Ketua FKP Kota Cilegon, Nur Muhammad Firdaus.
Sakri berharap pengalaman dan pengetahuan yang diberikan para mentor dapat diterapkan peserta dalam mengembangkan usaha masing-masing.
“Kita berharap dengan mendatangkan narasumber yang sudah sukses, ilmu dari narasumber atau mentor bisa diterapkan oleh peserta,” ujarnya.
Menurut Sakri, persoalan yang kerap dihadapi pelaku usaha yang masih merintis antara lain pemasaran, mendapatkan pelanggan dan permodalan.
Karena itu, pembinaan tersebut diarahkan agar peserta tidak hanya mampu menjalankan usaha, tetapi juga menemukan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi.
“Peserta ini juga dari tahun kemarin. Kemarin kita memperkenalkan dan sekarang ini pembimbingan, pengembangan untuk meningkatkan usaha mereka agar lebih baik lagi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kota Cilegon, Nelly Evalinda mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan wirausaha muda yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
“Tahun ini kita lebih kepada solving problem. Dari tahun kemarin itu kita melihat apa kendala yang dihadapi,” ujar Nelly.
Menurut dia, pola pembinaan tahun ini lebih diarahkan pada evaluasi perkembangan usaha peserta. Dengan begitu, setiap peserta dapat mengetahui bagian bisnis yang masih perlu diperbaiki.
Editor: Bayu Mulyana

