KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Wakapolresta Tangerang, Kombes Pol Christian Aer, menjadi pembina upacara di SMP dan SMA Citra Islamic, Citra Raya, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin, 24 Agustus 2026.
Dalam kegiatan yang diikuti 404 pelajar tersebut, Christian menyampaikan amanat Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, tentang pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkoba.
Christian mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan, ajakan teman, maupun tren di media sosial yang dapat mendorong perilaku negatif.
“Jangan sampai masa depan yang seharusnya diisi dengan belajar dan meraih prestasi justru terganggu karena salah memilih pergaulan,” ujar Christian.
Dia menekankan bahwa masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter.
Oleh karena itu, pelajar tidak hanya dituntut mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat.
Christian meminta pelajar segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada kejahatan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun gangguan keamanan lainnya.
“Kalau menemukan atau mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada kejahatan, tawuran, penyalahgunaan narkoba maupun gangguan keamanan lainnya, jangan diam. Sampaikan kepada orang tua, guru, atau Kepolisian,” pintanya.
Ia menyebut, Polri juga menyediakan layanan 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan Kepolisian.
Selain itu, Christian mengajak para siswa mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, seni, organisasi, dan aktivitas sosial. Menurutnya, energi serta kreativitas generasi muda harus diarahkan untuk kegiatan yang bermanfaat.
Sementara itu, Kepala SMP Citra Islamic, Ummi, mengapresiasi kehadiran polisi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan dari Kepolisian memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai bahaya narkoba, tawuran, dan pergaulan negatif.
“Pembinaan seperti ini sangat penting karena anak-anak mendapatkan pemahaman langsung mengenai bahaya narkoba, tawuran dan pergaulan yang tidak sehat,” kata Ummi.
Sementara itu, Kepala SMA Citra Islamic, Mitha, berharap para siswa tidak sekadar memahami bahaya narkoba dan kenakalan remaja sebagai larangan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga diri dan masa depan.
“Kami berharap anak-anak bukan hanya takut terhadap aturan, tetapi benar-benar memahami mengapa mereka harus menjauhi narkoba, tawuran dan pergaulan negatif,” ujarnya.
Editor: Agus Priwandono

