LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pembangunan gedung Sekolah Rakyat terpadu di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, hampir rampung. Hingga 20 Agustus 2026, progres pembangunan telah mencapai 95,22 persen.
Gedung Sekolah Rakyat tersebut dibangun di atas lahan seluas lebih dari 8 hektare. Fasilitas ini disiapkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar bagi siswa dari jenjang Sekolah Rakyat Dasar (SRD), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), hingga Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).
Asda II Bidang Pembangunan Setda Lebak Rahmat mengatakan pembangunan ditargetkan selesai tahun ini sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Pembangunan gedung Sekolah Rakyat terpadu di Kecamatan Panggarangan tinggal sedikit lagi. Saat ini sudah mencapai 95,22 persen. Tahun ini sudah selesai dan bisa langsung dimanfaatkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar,” kata Rahmat, Kamis, 27 Agustus 2026.
Rahmat menyebutkan, total siswa yang akan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat mencapai 468 orang, mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Seluruh kegiatan pendidikan dirancang berlangsung dalam satu kawasan terpadu. Selain ruang belajar, kawasan Sekolah Rakyat juga dilengkapi fasilitas asrama untuk mendukung kebutuhan siswa selama mengikuti pendidikan.
“Para siswa dari tingkat SD sampai SMA dipastikan akan mulai belajar di sekolah terpadu dengan nyaman,” ujarnya.
Menurut Rahmat, keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Dia menilai keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, terutama dalam memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan optimal.
“Kami optimistis Program Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan serta pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Lebak,” pungkasnya.
Reporter: Nurabidin – Editor: Aas Arbi

