• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kota Serang

Satu Asa Coffee Tak Sekadar Ngopi, Hadirkan Campursari Banyu Mili

Nahrul Muhilmi by Nahrul Muhilmi
Senin, 31 Agustus 2026 14:24
in Kota Serang, Uncategorized

Penampilan Campursari Banyu Mili di Satu Asa Coffee Radar Banten. Foto: Nahrul Muhilmi

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satu Asa Coffee terus mengembangkan konsepnya sebagai ruang berkumpul masyarakat yang tak sekadar menawarkan kopi dan minuman.

Kafe yang berada di Kota Serang itu juga menghadirkan beragam pilihan makanan sekaligus menjadi ruang pertunjukan seni dan budaya.

RelatedPosts

Perencanaan Infrastruktur Kota Serang

Bapperida Kota Serang Petakan Prioritas Pembangunan Lewat IKLI

Minggu, 18 Oktober 2026 17:58
Kualitas Infrastruktur Kota Serang

Kualitas Infrastruktur Kota Serang Capai 74,83, Kepuasan Warga 71,33

Minggu, 18 Oktober 2026 16:08
IKLI Kota Serang 2026

IKLI Kota Serang 2026 Capai 73,08, Lampaui Target RPJMD

Minggu, 18 Oktober 2026 15:19
Uji coba bus listrik Kota Serang

Bus Listrik DAMRI Uji Coba Dua Koridor di Kota Serang

Minggu, 18 Oktober 2026 15:06

Terbaru, Satu Asa Coffee kembali menggelar Panggung Satu Asa dengan menampilkan Campursari Banyu Mili, Jumat, 28 Agustus 2026 malam di halaman Graha Pena Radar Banten, dan live selama dua jam di Banten TV.

Alunan lagu-lagu khas Jawa membuat suasana kafe semakin semarak dan menghibur para pengunjung.

Kehadiran Campursari Banyu Mili juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat asal Jawa yang tinggal di Kota Serang. Salah satunya Winarto (54), warga Perumahan Bumi Agung Permai, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang.

Pria asal Klaten, Jawa Tengah, itu mengetahui informasi pertunjukan melalui Instagram Radar Banten. Ia mengaku sebelumnya juga telah datang ke Satu Asa Coffee saat Campursari Banyu Mili pertama kali tampil.

“Saya pribadi senang, apalagi saya dari komunitas Jawa. Senang lagu seperti ini karena di Serang belum ada yang seperti ini,” kata Winarto.

Menurutnya, pertunjukan tersebut menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Jawa yang tinggal di Kota Serang.

“Radar Banten mengadakan acara seperti ini senang, terhibur. Orang-orang dari komunitas Jawa sangat senang ada hiburan seperti ini,” ujarnya.

Direktur Radar Banten Grup, Mashudi, mengatakan Satu Asa Coffee memang terus dikembangkan bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai jenis minuman lainnya serta makanan berat.

“Kita sekarang juga kan enggak hanya menyiapkan kopi saja, tetapi banyak macam-macam minuman yang lain. Kita juga sudah sampai dengan makanan yang berat,” kata Mashudi.

Dengan konsep tersebut, kata dia, masyarakat yang datang ke Satu Asa Coffee tidak hanya memiliki pilihan untuk ngopi atau menikmati minuman dingin, tetapi juga dapat memesan berbagai makanan sesuai kebutuhan.

“Yang datang ke sini bukan hanya untuk ngopi atau minum-minum yang dingin lainnya, tapi bisa pesan segala macam makanan yang dibutuhkan, baik siang sampai malam,” ujarnya.

Di sisi lain, Satu Asa Coffee juga terus membuka ruang bagi pelaku seni untuk tampil. Campursari Banyu Mili menjadi salah satu kelompok seni yang kini memiliki jadwal pertunjukan rutin.

“Untuk campursari memang insyaallah sudah punya jadwal tetap satu bulan sekali, setiap minggu keempat,” kata Mashudi.

Menurutnya, Campursari Banyu Mili menjadi salah satu kesenian yang lebih dahulu mendapat jadwal rutin karena kesiapan tim dan perlengkapan pertunjukannya.

Selain campursari, Satu Asa Coffee juga rutin menghadirkan grup-grup band lokal setiap Sabtu malam atau malam Minggu.

Mashudi berharap ke depan berbagai kelompok kesenian lainnya dapat tampil secara bergiliran di Satu Asa Coffee. Menurutnya, keberadaan panggung tersebut menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang bagi seni dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Tujuannya kita ingin mewadahi semua seni budaya yang tumbuh dan hidup di Banten. Campursari salah satunya,” ujarnya.

Ia mengatakan sejumlah kesenian khas Banten sebelumnya juga telah ditampilkan. Namun, belum seluruh kelompok kesenian memiliki kesiapan tim dan perlengkapan sehingga jadwal pertunjukannya belum dapat dibuat rutin.

Ke depan, Satu Asa Coffee juga terbuka bagi berbagai kesenian dari luar Banten. Mulai dari Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi diharapkan dapat memanfaatkan panggung tersebut.

“Kita berharap ke depan masih banyak kesenian yang lain yang mungkin dari Banten, Jawa Barat, juga dari Sumatera, Kalimantan bisa tampil di sini, dari Sulawesi,” katanya.

Mashudi menilai konsep tersebut sesuai dengan karakter Banten yang memiliki masyarakat majemuk dan terbuka terhadap berbagai budaya.

“Banten ini sangat majemuk. Kita daerah yang sangat terbuka, inklusif, sehingga seni apa pun bisa hidup dan tumbuh di Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Owner Campursari Banyu Mili, Yayun, mengapresiasi keberadaan Satu Asa Coffee sebagai ruang pertunjukan bagi musik tradisional.

Menurutnya, ruang-ruang pertunjukan seperti Satu Asa Coffee penting untuk menjaga keberlangsungan musik tradisi sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat.

“Harapan kita ke depan, ruang-ruang kecil seperti ini memang harus selalu ada, terutama untuk musik tradisi. Bukan hanya campursari, tetapi seluruh musik tradisi harus dieksplor,” katanya.

Yayun menilai Banten memiliki banyak potensi kesenian tradisional yang belum sepenuhnya terekspos. Karena itu, diperlukan lebih banyak ruang pertunjukan agar para pelaku seni dapat berkarya dan memperkenalkan kesenian kepada generasi muda.

Ia pun mengapresiasi Panggung Satu Asa yang memberikan ruang bagi Campursari Banyu Mili untuk tampil dan berharap kegiatan tersebut dapat terus berlangsung.

“Ini awal yang bagus dan harapan kita ke depan semoga bisa terus eksis. Untuk Radar Banten, tambah sukses, pokoknya joss,” katanya.

Editor: Abdul Rozak

Tags: Campursari Banyu MiliKota SerangMashudiPanggung Satu AsaSatu Asa Coffee
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bupati Pandeglang Pantau Pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat

Next Post

Kapolresta Tangerang Pimpin Sertijab, Kapolsek Tigaraksa dan Balaraja Berganti

Next Post

Kapolresta Tangerang Pimpin Sertijab, Kapolsek Tigaraksa dan Balaraja Berganti

Tradisi Bedolan Pamarayan

Ribuan Warga Meriahkan Tradisi Bedolan Pamarayan

Minggu, 18 Oktober 2026 09:32
Pemkot Serang Uji Coba Bus Listrik DAMRI 19–23 Oktober, Layani Dua Koridor

Pemkot Serang Uji Coba Bus Listrik DAMRI 19–23 Oktober, Layani Dua Koridor

Sabtu, 17 Oktober 2026 11:52
Legalitas panitia Muprov Kadin Banten

Bacalon Ketua Kadin Banten Pertanyakan Legalitas Panitia Muprov

Jumat, 16 Oktober 2026 14:39
Dishub Tangsel Sosialisasikan Rencana U-Turn Terlindung di Jalan Raya Serpong

Dishub Tangsel Sosialisasikan Rencana U-Turn Terlindung di Jalan Raya Serpong

Minggu, 18 Oktober 2026 11:07
Bupati Festival Budaya Pakuhaji

Bupati Maesyal Rasyid Buka Festival Budaya Pakuhaji, Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Sabtu, 17 Oktober 2026 13:08
opwn bidding 12 jabatan eselin II

Pemkab Lebak Siapkan Open Bidding untuk 12 Jabatan Eselon II

Jumat, 16 Oktober 2026 14:10
Persita Persija

Sejumlah Suporter Terluka Usai Laga Persija Vs Persita di Banten International Stadium

Minggu, 18 Oktober 2026 08:18

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kang Nong 2026

Disporapar Kabupaten Serang Siapkan Pembinaan untuk Kang Nong 2026

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 18 Oktober 2026 18:01
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang telah menyiapkan skema pembinaan untuk para finalis Kang Nong Kabupaten Serang...

Perencanaan Infrastruktur Kota Serang

Bapperida Kota Serang Petakan Prioritas Pembangunan Lewat IKLI

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 18 Oktober 2026 17:58
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kota Serang memiliki dasar untuk menentukan prioritas pembangunan infrastruktur berdasarkan kebutuhan setiap wilayah melalui hasil pengukuran...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.