• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Tangerang

Akses Jalan Warga di Rajeg Tegal Ditutup, Aktivis Desak Pemkab Tangerang Turun Tangan

Mulyadi by Mulyadi
Selasa, 1 September 2026 17:12
in Tangerang, Utama
Akses Jalan Warga di Rajeg Tegal Ditutup, Aktivis Desak Pemkab Tangerang Turun Tangan

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penutupan akses jalan yang selama puluhan tahun digunakan warga di Kampung Rajeg Tegal, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, mendapat sorotan dari aktivis Aziz Patiwara.

Aziz mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang segera turun ke lapangan untuk memastikan status jalan serta menjamin akses masyarakat tetap terlindungi.

RelatedPosts

Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
layanan aduan perundungan Tangsel

Pemkot Tangsel Buka Layanan Aduan Perundungan, Identitas Pelapor Dijamin Rahasia

Senin, 26 Oktober 2026 12:34
kasus perundungan SMPN 10 Tangsel

Kasus Perundungan SMPN 10 Tangsel, Pemkot Siapkan Psikiater untuk Korban

Senin, 26 Oktober 2026 12:27
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38

“Jangan sampai warga kehilangan jalan yang selama ini mereka gunakan hanya karena muncul kepentingan perusahaan. Pemerintah harus hadir dan memastikan hak masyarakat tetap terlindungi,” kata Aziz, Selasa, 1 September 2026.

Menurut Aziz, pemerintah tidak cukup hanya meminta warga menggunakan jalan alternatif apabila akses utama mereka ditutup. 

Ia meminta pemerintah memastikan solusi yang diberikan layak dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

“Jangan warga yang disuruh menggunakan akses lahan pihak swasta, yang nantinya akan bersifat sementara dan bisa berpotensi kegaduhan. Kalau ada persoalan lahan, selesaikan persoalan lahannya. Jangan putus akses masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta Pemkab Tangerang membuka informasi terkait status jalan dan tanah yang menjadi lokasi penutupan. 

Pemerintah, kata dia, perlu memeriksa dokumen pertanahan, riwayat penggunaan jalan, serta status jalan dalam administrasi desa maupun daerah.

“Kalau perusahaan punya dasar kepemilikan, buka dan jelaskan kepada publik. Kalau jalan itu memiliki status sebagai akses publik atau jalan desa, pemerintah juga harus menunjukkan dasarnya. Jangan biarkan masyarakat hanya menerima informasi sepihak,” kata Aziz.

Aziz mengingatkan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik antara warga Kampung Rajeg Tegal dan penghuni perumahan yang aksesnya digunakan sebagai jalan alternatif.

“Jangan sampai warga Kampung Rajeg Tegal kemudian berhadapan dengan warga perumahan. Pemerintah harus mencegah konflik seperti itu sejak awal. Cari solusi yang permanen dan adil,” cetusnya.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Aziz mendorong Pemkab Tangerang menggelar mediasi yang melibatkan warga, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pihak perusahaan, serta instansi pertanahan.

Ia menilai seluruh pihak perlu duduk bersama untuk memeriksa status tanah dan jalan sebelum menentukan solusi yang dapat menjamin akses masyarakat.

“Duduk bersama, buka dokumen, cek status tanah dan jalannya. Setelah itu tentukan solusi yang menjamin warga tetap punya akses. Sederhana saja: jangan korbankan akses masyarakat demi kepentingan apa pun,” ujarnya.

Aziz menegaskan aktivitas usaha dan investasi tetap dapat berjalan, namun pemerintah harus memastikan kepentingan publik tidak dikorbankan.

“Investasi boleh berjalan, usaha boleh berkembang, tetapi hak dasar masyarakat juga harus pemerintah lindungi. Jangan sampai pagar berdiri, sementara akses warga justru hilang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rajeg Yanto Firmanto pada 10 Agustus 2020 telah menulis surat peryataan bahwa jalan tersebut merupakan jalan desa dan tidak terputus oleh milik seseorang atau pribadi.

Terkait hal tersebut, Yanto mengaku bahwa persoalan ditutupnya jalan tersebut sudah dilakukan mediasi.

“Nanti juga mau di mediasi lagi dengan pihak yang terkait bang,” katanya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: Desa RajegKades RajegKampung Rajeg TegalPenutupan Jalan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kapolresta Serang Kota Hadiri Panen Bersama Pertanian Modern PM-ASS Provinsi Banten

Next Post

Ilp Makmur Dorong Pemprov Banten Cetak Petani Muda Jadi Pengusaha Pertanian

Next Post
Ilp Makmur Dorong Pemprov Banten Cetak Petani Muda Jadi Pengusaha Pertanian

Ilp Makmur Dorong Pemprov Banten Cetak Petani Muda Jadi Pengusaha Pertanian

Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Fungsional Kehumasan DPRD Pandeglang Alih Tugas ke Kementerian Haji dan Umrah, Wakil Bupati Angkat Bicara 

Fungsional Kehumasan DPRD Pandeglang Alih Tugas ke Kementerian Haji dan Umrah, Wakil Bupati Angkat Bicara 

Senin, 26 Oktober 2026 11:18
Pemkab Pandeglang dan Lebar Sepakati Bats Wilayah

Cegah Konflik Sosial, Pandeglang dan Lebak Sepakati Batas Wilayah

Senin, 26 Oktober 2026 12:44
7 Unit Kopdes di Pandeglang Rusak, Diskoperindag Lapor Kementerian Koperasi

7 Unit Kopdes di Pandeglang Rusak, Diskoperindag Lapor Kementerian Koperasi

Minggu, 25 Oktober 2026 08:17
Prakiraan Cuaca Banten, Senin, 26 Oktober 2026: Lebak Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca Banten, Senin, 26 Oktober 2026: Lebak Berpotensi Hujan

Senin, 26 Oktober 2026 06:18
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

by Mulyadi
Senin, 26 Oktober 2026 17:47
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polresta Tangerang mulai menindak pengendara yang melanggar aturan lalu lintas pada hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh...

Subadri Ushuludin

Subadri Disorot, Kuasa Hukum PPP Banten Singgung Etika Usai Pemberhentian

by Nurandi
Senin, 26 Oktober 2026 17:41
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Kuasa Hukum DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten, Zakirudin Chaniago, memperingatkan Subadri Ushuludin agar tidak lagi mengatasnamakan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.