KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabupaten Tangerang meraih dua gelar juara pertama dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Banten 2026 yang berlangsung di Eco Plaza Citra Raya, Kabupaten Tangerang, pada 2–3 September 2026.
Dua penghargaan tersebut diraih Kabupaten Tangerang melalui kategori Produk Unggulan Teknologi Tepat Guna dan Posyantek Berprestasi.
Pada kategori Produk Unggulan Teknologi Tepat Guna, Kabupaten Tangerang meraih Juara 1 melalui Genset Mini Portable (GEMPI) karya Teddy dari Desa Curug Sangereng.
Sementara itu, Juara 1 kategori Posyantek Berprestasi diraih Posyantek Buaran Jati dari Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri.
Adapun Juara 1 kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna diraih Kota Cilegon melalui ECOVAPE Wood. Inovasi berupa rekayasa kayu sintetis berbahan limbah pertanian tersebut merupakan karya Muhammad Alfa Rifal.
Kota Cilegon sekaligus ditetapkan sebagai Juara Umum Gelar TTG Provinsi Banten 2026.
Gelar TTG Provinsi Banten 2026 resmi ditutup pada Kamis, 3 September 2026. Penutupan dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang Yayat Rohiman, serta sejumlah pejabat daerah dan inovator dari kabupaten/kota se-Banten.
Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi pelaksanaan Gelar TTG yang dinilainya menjadi wadah bagi masyarakat desa maupun masyarakat umum untuk mengembangkan berbagai inovasi teknologi tepat guna.
Menurut Andra, sejumlah inovasi yang ditampilkan dalam ajang tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.
Salah satunya ECOVAPE Wood dari Kota Cilegon yang memanfaatkan limbah pertanian berupa jerami untuk diolah menjadi kayu sintetis.
Andra berharap penyelenggaraan Gelar TTG pada tahun-tahun mendatang dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak karya teknologi tepat guna dari masyarakat, khususnya dari desa.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan keberhasilan Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah sekaligus meraih prestasi dalam ajang tersebut menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah.
Ia menegaskan Pemkab Tangerang akan terus memberikan dukungan dan memfasilitasi pengembangan karya inovasi masyarakat agar tidak berhenti pada perlombaan.
Menurutnya, inovasi yang telah dihasilkan diharapkan dapat terus dikembangkan hingga diproduksi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Senada, Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang Yayat Rohiman mengatakan prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui Lomba TTG tingkat Kabupaten Tangerang.
“Dari tiga indikator yang dilombakan, Kabupaten Tangerang mendapatkan Juara 1 di dua bidang, yaitu Produk Unggulan TTG dan Posyantek Berprestasi,” ujar Yayat.
Ia menambahkan, para pemenang dari Kabupaten Tangerang selanjutnya akan menjadi wakil Provinsi Banten untuk mengikuti Gelar TTG tingkat nasional.
Salah satu inovasi yang meraih Juara 1 adalah Genset Mini Portable atau GEMPI dari Desa Curug Sangereng.
GEMPI merupakan genset mini yang memanfaatkan daya baterai atau arus DC untuk dikonversi menjadi listrik rumah tangga atau arus AC.
Alat tersebut dikembangkan sebagai salah satu alternatif sumber listrik ketika terjadi pemadaman.
Perwakilan peserta dari Desa Curug Sangereng mengatakan GEMPI saat ini telah dipasarkan dan digunakan di tingkat RW.
Pengembang juga tengah mengurus hak kekayaan intelektual (HAKI) untuk produk tersebut. Selain itu, pengembangan GEMPI akan dilanjutkan dengan penambahan sistem pemantauan berbasis Bluetooth yang dapat terhubung dengan telepon pintar.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa inovasi teknologi tepat guna dari masyarakat Kabupaten Tangerang tidak hanya mampu bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga berpeluang dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.
Editor: Mastur Huda

