PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID- Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang Sutoto memberikan materi dalam kegiatan MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Kampung Koranji, Desa Koranji, Kabupaten Pandeglang. MPLS Sekolah Rakyat berlangsung selama dua pekan pada bulan September 2026.
MPLS ini menjadi kegiatan penting bagi para siswa baru menempati gedung Sekolah Rakyat 1 Pandeglang. Sebagai upaya membangun diri siswa agar lebih mengenal lingkungan sekolah, guru, dan temannya.
Kepala Disdikpora Kabupaten Pandeglang Sutoto mengatakan, kemarin ia mendapatkan kesempatan menyampaikan materi dalam kegiatan MPLS Sekolah Rakyat.
“Saya menyampaikan materi dan motivasi kepada para peserta didik. Sebagai bagian dari upaya membangun semangat belajar,” katanya kepada Radar Banten, Jumat, 4 September 2026.
Selain itu, tentunya melalui MPLS ini, untuk mengenalkan lingkungan satuan pendidikan kepada para siswa atau peserta didik. Serta menanamkan karakter positif sejak awal mengikuti proses pendidikan.
‘Kegiatan MPLS berlangsung sebagai momentum bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal budaya dan nilai-nilai pendidikan. Sekaligus membangun semangat untuk meraih prestasi,” katanya.
Kehadiran Kadisdikpora diharapkan dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi para peserta didik SRT 1 Pandeglang agar semakin percaya diri, berkarakter,dan memiliki semangat dalam menempuh pendidikan.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pandeglang Siwi Astuti sebelumya mengatakan, saat ini tengah berlangsung pelaksanaan MPLS tahun pelajaran 2026/2027.
“Materi MPLS inti, mengenal lingkungan sekolah , kemudian minggu kedua ada kesamaptaan bersama TNI. Kita bekerjasama dengan Koramil, nanti akan membimbing terkait Kesamaptaan,” katanya.
Materi inti MPLS, pengenalan lingkungan sekolah , jati diri dan karakter. Kemudian ada literasi dan numerasi.
“Ada kesehatan dan keselamatan lingkungan nanti ada literasi digital dan unjuk bakat. Dan di akhir penutupan unjuk bakat pada tanggal 11 September 2026,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana

