SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PDAB Tirta Madani Kota Serang tengah memperluas bisnis untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
Perusahaan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Serang itu menjajaki empat skema kerja sama strategis dengan Perumdam Tirta Albantani Kabupaten Serang yang ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027.
Direktur PDAB Tirta Madani Kota Serang, Muhammad Arif Setiawan, mengatakan kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan jual beli air, tetapi juga mencakup pengelolaan aset, suplai air curah, pengembangan jaringan pelayanan, hingga bisnis air minum dalam kemasan (AMDK).
“Jadi ada beberapa yang sedang kami diskusikan. Tidak hanya terkait air, tetapi juga aset dan pengembangan bisnis,” ujar Arif, Kamis, 3 September 2026.
Salah satu skema yang dibahas yakni pengelolaan sekitar 800 unit aset milik Pemkot Serang yang saat ini masih berada dalam pelayanan Perumdam Tirta Albantani.
Selain itu, PDAB Tirta Madani menjajaki pembelian air curah dari Rancajaya, Kecamatan Ciruas, untuk memperkuat pelayanan di wilayah timur Kota Serang, seperti Perumahan Puri Anggrek dan Persada.
“Jadi kami akan membeli air curah dari PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang untuk melayani daerah-daerah yang ada di daerah timur, seperti perumahan Puri Anggrek, Persada, dan yang lainnya,” jelas Arif.
Kerja sama lainnya menyangkut rencana distribusi air dari Sindangheula menuju Pontang, Kabupaten Serang, dengan sejumlah alternatif jalur yang masih dikaji, termasuk melalui Kasemen atau Walantaka.
PDAB Tirta Madani juga diajak mengembangkan bisnis AMDK di wilayah Curug, Kota Serang, dengan sumber air yang diketahui berasal dari Baros, Kabupaten Serang.
Arif mengatakan seluruh skema tersebut masih dalam tahap penjajakan.
Pihaknya juga telah meminta masukan dari sejumlah stakeholder serta mengantongi izin prinsip dari Walikota Serang Budi Rustandi untuk menjalin kerja sama dengan pihak swasta maupun BUMD.
Dari sisi bisnis, ekspansi tersebut ditargetkan mampu menambah sambungan pelanggan dan meningkatkan pendapatan perusahaan. Bertambahnya pendapatan diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan laba dan dividen yang diterima Pemkot Serang.
“Ya, itu otomatis. Otomatis ketika menambah sambungan baru, otomatis peningkatan ujungnya kepada dividen ya. Ujungnya kepada dividen,” ungkap Arif.
Untuk 2027, Perumdam Tirta Madani memproyeksikan laba perusahaan dapat meningkat hingga Rp2 miliar apabila rangkaian kerja sama tersebut berhasil direalisasikan.
Dengan porsi dividen sebesar 55 persen, proyeksi tersebut berpotensi menghasilkan sekitar Rp1,1 miliar bagi pemerintah daerah.
Editor: Bayu Mulyana

