SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang masih menyiapkan sejumlah kebutuhan pendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya di Cilowong.
Salah satu kebutuhan yang kini tengah dikaji adalah pasokan air untuk menunjang operasional PSEL. Pemkot Serang bahkan menyiapkan tiga alternatif sumber air untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Farach Richi mengatakan, tiga sumber air yang tengah dikaji yakni Cijirukan, Cikaduen, dan Sindangheula.
Pemkot Serang juga melakukan koordinasi dengan PDAB Tirta Madani untuk memastikan kebutuhan pasokan air bagi operasional PSEL nantinya.
“Kita sedang menunggu neraca debit air dari BBWSC3. Insyaallah itu dilaksanakan oleh tim perencana dari Candra Asri,” kata Farach, Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, kajian neraca debit air diperlukan untuk memastikan sumber air yang dipilih mampu memenuhi kebutuhan operasional PSEL.
Selain persoalan pasokan air, Pemkot Serang juga menyiapkan akses menuju kawasan PSEL Cilowong.
Farach mengatakan, dukungan pemerintah provinsi diperlukan untuk meningkatkan kondisi jalan menuju kawasan tersebut, terutama pada bagian bahu jalan yang saat ini masih terbatas.
Bahu jalan yang masih sempit akan dioptimalkan melalui pelebaran sehingga akses menuju TPS Cilowong dapat memenuhi ketentuan lebar minimal.
“Untuk akses menuju kawasan PSEL, bahu jalan yang masih sempit akan dioptimalkan,” ujarnya.
Lebar akses jalan tersebut ditargetkan berada pada kisaran 6 hingga 8 meter. Pelebaran akses dinilai menjadi bagian penting untuk menunjang mobilitas kendaraan menuju kawasan PSEL.
Dengan demikian, selain menyiapkan kawasan dan fasilitas utama, Pemkot Serang masih melakukan pematangan sejumlah infrastruktur pendukung sebelum proyek PSEL Serang Raya masuk ke tahap berikutnya.
Editor Daru

